Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masyarakat Diminta Waspada Menghadapi Pancaroba

Cuaca
Bali Tribune / WASPADA - Masyarakat diminta waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu yang terjadi di Bali akhir-akhir ini terutama saat siang hingga sore hari

balitribune.co.id I Denpasar - Akhir-akhir ini Bali dihadapkan pada cuaca yang tidak menentu. Dimana pada pagi hari cuaca cerah terkadang panas terik menyengat. Siang hingga sore hari, cuaca tiba-tiba berubah menjadi hujan yang dapat disertai petir dan atau angin kencang. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di akun resminya, infobmkg, Rabu (1/4/2026) menyatakan bahwa hal itu merupakan tanda-tanda sedang masuk ke masa pancaroba. 

Kondisi saat ini atmosfer sedang bergejolak sehingga cuaca dapat berubah secara tiba-tiba, awan-awan raksasa (Cumulonimbus) terbentuk lebih cepat membawa ancaman angin kencang, badai petir, hingga hujan es. Menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, BMKG mengajak masyarakat untuk membawa payung/jas hujan, menjaga kesehatan dan rutin memantau info cuaca terbaru. 

BMKG menjelaskan ciri-ciri cuaca yang sedang tidak menentu alias 'galau' yakni pagi cuara cerah dan panas terik yang menyengat, siang mulai tumbuh awan-awan gelap pekat raksasa (Cumulonimbus) diikuti hujan lebat pada sore/malam hari bahkan kadang berlanjut hingga dini hari, petir yang menyambar sering terjadi di awal hujan setelah panas terik yang lama. Saat pancaroba, potensi kejadian cuaca ekstrem dapat terjadi seperti hujan dengan intensitas lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es.

Masyarakat diminta waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini terutama saat siang hingga sore hari. Saat panas mencapai puncaknya, inilah potensi badai paling besar terjadi. Jika langit mulai gelap dan angin kencang datang, segera cari perlindungan di bangunan yang kokoh. Jauhi pohon besar, baliho atau bangunan semi permanen.

wartawan
YUE
Category

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.