balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Minggu (19/7/2026) pagi mengakibatkan bencana pohon tumbang dan longsor di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Banjar Dinas Lebu Bumbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune, sejumlah warga menyebutkan jika sebelumnya terjadi hujan lebat yang disertai dengan angin kencang. Dan pada sekitar pukul 06.45 Wita sebuah pohon santan berukuran besar tiba-tiba tumbang dan melintang di tengah badan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Sidemen Karangasem, menuju Kabupaten Klungkung. Akibat kejadian ini, akses di jalur utama penghubung dua kecamatan yang terkenal cukup padat dan kerap terjadi kemacetan tersebut menjadi lumpuh total selama hampir beberapa jam.
“Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung meluncurkan anggota untuk melakukan penanganan awal dan melakukan pengaturan arus lalulintas di lokasi kejadian pohon tumbang tersebut,” tegas Kapolsek Sidemen, AKP. I Gusti Agung Bagus Suteja.
Tiba di lokasi kejdian pohoin tumbang, dengan membawa peralatan mesin Chainsaw atau mesin sensor anggotanya bergabung dengan petugas dari BPBD Karangasem serta dibantu oleh warga langsung mengambil tindakan memotong pohon yang tumbang. Dan sekitar pukul 08.00 wita, penanganan cepat selesai dilakukan dimana batang pohon santan berukuran besar tersebut berhasil dievakuasi sebelum kemudian arus lalulintas dibuka kembali hingga kembali lancar.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta menyebutkan, kejadian pohon tumbang tersebut terjadi akibat hujan dan angin kencang, sementara faktor lainnya juga diakibatkan oleh akar pohon yang sudah lapuk. “Anggota TRC sudah langsung kita luncurkan ke lokasi kejadian untuk penanganan cepat, dan beberapa jam kemudian batang pohon sudah berhasil kita evakuasi sehingga arus lalulintas sudah kembali lancar,” ujarnya.
Selain pohon tumbang, bencana longsir juga terjadi di Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, dimana bangunan sanggah milik I Made Sadi di Banjar Dinas Dalem, mengalami kerusakan akibat diterjang tanah longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut, namun demikian, kondisi di lokasi masih berpotensi membahayakan karena terdapat retakan tanah di bagian atas tebing yang dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan apabila hujan kembali turun.
Menyikapi kemungkinan mulai masuknya awal musim hujan, pihaknya menhimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari berada di bawah pohon besar yang akarnya sudah lapuk yang berpotensi tumbang jika diterjang angin kencang serta menghindari berada di bantaran sungai jika terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi.