Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Megawati Pertahankan Hasto Jadi Sekjend, Bali Cuma Dijatah Satu Kursi di DPP PDIP

Bali Tribune/ PENGURUS - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik pengurus DPP PDIP periode 2019-2024, di Inna Grand Bali Beach Hotel Sanur, Denpasar, Sabtu (10/8]). Megawati mempertahankan 27 posisi dalam struktur pengurus DPP PDIP.
balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik pengurus DPP PDIP periode 2019-2024, di Inna Grand Bali Beach Hotel Sanur, Denpasar, Sabtu (10/8]). Megawati mempertahankan 27 posisi dalam struktur pengurus DPP PDIP.
 
Dari 27 posisi tersebut, Megawati tetap memberikan jatah satu kursi untuk kader dari Bali. Adalah nama I Made Urip, yang sekali lagi dipercayakan Megawati untuk membantunya di DPP PDIP. Urip didaulat menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
 
Adapun posisi Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP PDIP, yang dilirik banyak orang, untuk kedua kalinya dipercayakan kepada Hasto Kristiyanto. Ini artinya, Hasto mencatat sejarah sebagai kader PDIP pertama yang dipercaya menjadi Sekjend untuk dua periode. Sebelumnya, rata-rata yang ditugaskan menjadi Sekjend, hanya untuk satu periode kepengurusan.
 
Selanjutnya nama Puan Maharani dan Muhamad Prananda Prabowo, dua anak Megawati, juga diakomodir dalam kepengurusan. Puan ditugaskan sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan. Sedangkan Prananda Prabowo dipercayakan sebagai Ketua Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.
 
Yang menarik, nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga masuk dalam komposisi pengurus DPP PDIP. Risma dipercayakan Megawati untuk duduk menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan.
 
Menurut Megawati, struktur DPP periode 2019-2024 ini tidak banyak berubah. Ia sengaja melakukan hal tersebut, termasuk tidak mengakomodir wacana terkait posisi baru berupa ketua harian PDIP. Megawati beralasan, perombakan yang banyak bukanlah hal yang baik.
 
"Tetapi kita ini sekarang sedang memerlukan sebuah tahapan, di mana semuanya itu bisa segera bekerja dengan cepat," tuturnya.
 
"Oleh sebab itu, maka saya sudah memutuskan, sebetulnya sudah dari jauh hari bahwa DPP saya praktis adalah masih banyak dari mereka yang dulu ikut membantu saya," imbuhnya. 
 
 
Struktur dan Komposisi Pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024:
 
 
1. Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri
2. Ketua Bidang Kehormatan Partai: Komarudin Watubun
3. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu: Bambang Wuryanto
4. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Djarot Saiful Hidayat
5. Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Sukur Nababan
6. Ketua Bidang Politik dan Keamanan: Puan Maharani
7. Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan: Yasonna H. Laoly
8. Ketua Bidang Perekonomian: Said Abdullah
9. Ketua Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup: I Made Urip
10. Ketua Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan: Rohmin Dahuri.
11. Ketua Bidang Luar Negeri: Ahmad Basarah
12. Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana: Ribka Tjiptaning
13. Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial: Nusyirwan Soejono
14. Ketua Bidang Kesehatan dan Anak: Sri Rahayu
15. Ketua Bidang Kebudayaan: Tri Rismaharini
16. Ketua Bidang Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat: Mindo Sianipar
17. Ketua Bidang Pariwisata: Wiranti Sukamdani
18. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga: Eriko Sotarduga
19. Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME: Hamka Haq.
20. Ketua Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital: Prananda Prabowo.
21. Sekretaris Jenderal (Sekjen): Hasto Kristiyanto.
22. Wakil Sekjen Bidang Internal: Utut Adianto.
23. Wakil Sekjen Bidang Program Kerakyatan: Sadarestuwati
24. Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan: Arief Wibowo
25. Bendahara Umum: Olly Dondo Kambey
26. Wakil Bendahara Umum Bidang Internal: Rudiyanto Tjen
27. Wakil Bendahara Umum Bidang Program: Juliari Peter Batubara.(u)
wartawan
San Edison
Category

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.