Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membangun Pariwisata Kesehatan Berbasis Alam dan Budaya, Delegasi ITOP Kunjungi Hutan Bakau

Tahura Bali
Bali Tribune / TAHURA - delegasi ITOP Forum ke-26 dari 10 negara mengunjungi Tahura Ngurah Rai tempat tanam bakau KTT G20

balitribune.co.id | Denpasar - Delegasi Inter-islands Tourism Policy (ITOP) Forum ke-26 mengunjungi Tahura Ngurah Rai tempat tanam bakau KTT G20. Delegasi dari 10 negara anggota ITOP berkesempatan melihat sejumlah varian mangrove yang ada di Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Senin (22/6) sekaligus menanam mangrove di Kawasan Hutan Bakau.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya saat mendampingi delegasi mengatakan, sesuai tema ITOP Forum kali ini mengangkat “Natural and Cultural Resource-Based Wellness Tourism” atau wisata kebugaran berbasis alam dan budaya. Tema ini diangkat untuk mengembangkan wisata kebugaran yang saat ini semakin digemari oleh wisatawan baik domestik maupun internasional. 

"Delegasi ITOP 2025 diajak ke Tahura Ngurah Rai karena sesuai tema bagaimana menciptakan, membangun pariwisata kesehatan berbasis alam dan budaya kita. Kalau masalah kebugaran, udara juga penting salah satunya keberadaan mangrove ini penting perlu kita jaga, bagaimana lingkungan ini juga penting untuk kita jaga," jelasnya. 

Keberadaan hutan bakau ini kata dia menunjukkan budaya Bali yang turut menjaga tumbuhan dan air. "Jadi Wellness (kebugaran) ini tidak hanya menyangkut spa dan pijatan dan kebugaran lingkungan juga harus kita lakukan, sustainable juga terkait bagaimana lingkungan kita bisa berkelanjutan. Ini membuktikan Bali benar-benar membangun sustainable (berkelanjutan)," imbuhnya. 

Sumarajaya menyampaikan, delegasi sangat antusias melihat hutan bakau atau mangrove yang ada di Bali ini. Bahkan delegasi mengatakan Bali punya banyak varian mangrove. Bahkan varian yang ada di Bali tidak dimiliki negara lain. 

Seperti diketahui, Bali menjadi tuan rumah Inter-islands Tourism Policy (ITOP) Forum ke-26 berlangsung pada 20–23 Juni 2025, bertempat di Denpasar. ITOP Forum merupakan forum kerja sama dalam kebijakan pariwisata dari provinsi kepulauan yang menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas. Sampai saat ini, telah tergabung 10 negara sebagai anggota forum, yaitu Bali (Indonesia) Jeju (Korea), Hainan (Tiongkok), Okinawa (Jepang), Hawaii (USA), Southern Province (Sri Lanka), Zanzibar (Tanzania), Phuket  (Thailand), Cebu (Filipina), Penang (Malaysia). 

ITOP Forum diselenggarakan setiap tahun dengan membahas isu-isu terkini di bidang pariwisata, serta dilaksanakan secara bergiliran oleh para anggotanya sebagai tuan rumah. Provinsi Bali sendiri telah menjadi tuan rumah pada tahun 1999, 2003, dan 2009. ITOP Forum bertujuan untuk menjaga kesinambungan informasi, komunikasi dan kerjasama antar anggota dalam rangka bersama-sama memajukan kepariwisataan di wilayah masing-masing anggota.

wartawan
YUE
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.