balitribune.co.id | Denpasar - Salah satu maskapai penerbangan di Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dalam mendukung upaya nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di sektor transportasi udara.
Hal ini mencakup penguatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika, dukungan terhadap kampanye nasional P4GN, serta implementasi program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Bandar Udara Bersih Narkoba) sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan bandar udara yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Selain itu, kerja sama ini juga menitikberatkan pada penguatan pengawasan terhadap lalu-lintas orang dan barang melalui penerbangan domestik dan internasional sebagai bagian dari upaya pencegahan peredaran gelap narkotika, serta pertukaran informasi yang relevan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Direktur Utama salah satu maskapai penerbangan di Indonesia, Darsito Hendroseputro, menyampaikan hal ini bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, terpercaya dan berintegritas. “Sebagai bagian dari ekosistem transportasi nasional, kami memiliki tanggungjawab untuk memastikan operasional berjalan sesuai prinsip keselamatan dan kepatuhan hukum. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya perusahaan yang bersih dari narkotika," jelasnya dalam siaran persnya, Selasa (3/3).
Sementara itu, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto menegaskan sinergi BNN dengan salah satu maskapai ini adalah dalam membangun benteng pertahanan yang kokoh untuk mencegah peredaran gelap narkotika di sektor transportasi udara. “Kita berkomitmen penuh untuk menciptakan sistem transportasi serta lingkungan kerja korporasi yang bersih, profesional, dan berintegritas tinggi. Melalui langkah strategis ini, kita memastikan bahwa setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pemberantasan narkoba sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tahan terhadap intervensi extraordinary crime," jelasnya.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk menjalankan program secara berkelanjutan dan terukur, sebagai bagian dari kontribusi terhadap terciptanya lingkungan kerja yang sehat serta sistem transportasi udara yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.