Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengawali Tahun Baru Bersama Masyarakat, Bupati Sanjaya Ngupasaksi Karya Atiwa-tiwa di Dua Desa

Bali Tribune / PITRA YADNYA - Bupati Sanjaya ngupasaksi dalam Uleman Pitra Yadnya Atiwa-tiwa, ngaben bersama yang berlangsung di dua desa, Rabu (3/1).

balitribune.co.id | Tabanan - Awal tahun, membawa semangat baru bagi kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M dalam melayani masyarakat. Di awal tahun ini juga pihaknya tetap konsisten menjalankan tugas, mengawal pembangunan masyarakat yang dimulai dari desa. Dengan menunjukkan peran sertanya sebagai murdaning jagat, Sanjaya ngupasaksi dalam Uleman Pitra Yadnya Atiwa-tiwa, ngaben bersama yang berlangsung di dua desa, Rabu (3/1).

Berlangsung di lokasi pertama yakni di Desa Banjar Adat Puseh, Banjar Buahan Utara, Desa Buahan, Kecamatan Tabanan, Bupati Sanjaya bersama rombongan yang nampak menghadiri Anggota DPR RI, Beberapa Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Jro Mangku Lanang Istri, Asisten 2 dan 3, Para Kepala OPD dan Kepala Bagian terkait di lingkungan Pemkab, Camat, unsur Forkopimcam, Perbekel serta Bendesa Adat setempat dalam upacara ngaturang parab. Di mana, Karya yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Yoga, dari Griya Tegeh Tunjuk ini puncak acaranya dipusatkan pada 6 Januari mendatang. 

Sebanyak 8 sawa wanita dan 9 sawa laki-laki dengan total 17 sawa, akan mengikuti upacara pengabenan dengan masing-masing biaya yang dikenakan sebesar 1,5 juta rupiah. Selain itu juga disertakan dengan peserta ngelangkir / parisuda sejumlah 10 diri dengan biaya yang dikenakan sebesar 500 Ribu rupiah dan ngelungah sebanyak 1 diri dengan biaya 1 Juta rupiah. Selebihnya, dana terkumpul dari iuran dan punia masyarakat setempat yang dikumpulkan dari 198 KK tercatat. 

Sementara itu di desa kedua, Atiwa-tiwa digelar di Banjar Bunutin, Desa Adat Bunutin, Desa Payangan, Kecamatan Marga Tabanan. Di mana dalam Karya yang juga dirangkaikan dengan Karya Manusa Yadnya tersebut, sudah dimulai pada 27 Desember 2023 lalu, puncaknya akan dipusatkan pada 5 dan 6 Januari mendatang. 

Sebanyak 27 sawa diikutsertakan dalam ngaben yang sudah masuk kedalam perarem adat setiap 5 tahun sekali ini. Dengan biaya yang dibebankan untuk masing-masing sawa sebesar 7 juta rupiah. Karya juga diikuti dengan peserta mesangih sebanyak 42 orang dengan biaya yang dibebankan sebesar 250 ribu per orang, dan 30 peserta nelubulanin yang tidak dibebankan biaya. Gotong-royong warga dalam melancarkan karya, juga dibantu dengan urunan krama banjar adat sebesar 200 Ribu per kepala keluarga dengan jumlah 113 KK. 

Tentunya kehadiran Bupati dan Jajaran saat itu memberikan semangat baru bagi masyarakat. Meskipun sempat diguyur hujan lebat, dukungan yang ditunjukkan Bupati, dengan komitmen kuatnya memenuhi peran pemimpin dalam mengayuh roda pembangunan, menjadi figur yang sangat dinantikan oleh rakyat. 

Nampak kedatangannya saat itu disambut dengan antusiasme yang tinggi. Tak hanya itu, semangat dalam membangun karya secara gotong-royong, juga mendapat apresiasi yang sangat baik dari Bupati Sanjaya. Semangat yang saling asah, asih, asuh, rasa mengayomi dari pemerintah dan masyarakat, nilai "Paduraksa" yang memiliki makna kuat dalam sinergitas pembanguan inilah yang menjadi harapan bagi Sanjaya selaku pimpinan daerah.

Bagi Sanjaya, pentingnya Tri Upa Saksi dalam memaknai karya yang Satwika, adalah esensi utama dalam sebuah karya. "Tri Upa Saksi sangatlah penting, adanya krama yang melaksanakan karya dengan tulus ikhlas, hadirnya sang sulinggih dan disaksikan oleh murdaning jagat, menjadikan karya yang satwika atau utamaning utama. Harapan saya, agar masyarakat bisa terus bekerjasama, gotong royong, karena kalau bukan kita yang menjaga dan membangun Tabanan, siapa lagi. Maka patutlah kita berbangga sebagai orang Tabanan" Ujarnya menekankan, gotong-royong sebagai ciri khas masyarakat Tabanan.

Salah satu perwakilan rakyat desa Bunutin saat itu, I Wayan Suardika Yasa selaku Manggala Karya dan juga Kepala Wilayah mengatakan, menitik beratkan sektor ekonomi di Banjar Bunutin yang notabene bermata-pencaharian sebagai buruh, kerjasama dan gotong-royong sangat dikedepankan. Terlebih, konsep ngaben bersama sudah berlangsung selama 5 tahun sekali dan rutin dilakukan, dengan tujuan meringankan beban masyarakat. Baginya, dalam mengingat hutang kepada para leluhur, Karya yang termasuk dalam tingkat Yadnya "Sawa Prenawa Ngelanus" ini telah dilakukan dengan usaha semaksimal mungkin. Sesuai dengan kemampuan rakyat setempat. 

"Harapan kita selaku warga, besar harapan kami agar Bapak Bupati bisa semakin sering mengunjungi kami yang di pelosok ini, mengedukasi dan terus memberikan semangat bagi warga, dan dengan dukungan serta perhatian bapak, mudah-mudahan bisa membantu pembangunan infrastruktur dan kayangan yang ada di Desa," ujar Wayan Suardika siang itu.

wartawan
HMS
Category

Perahu Terbalik di Perairan Gerokgak, Enam Pemancing Selamat

balitribune.co.id I Singaraja - Enam orang pemancing berhasil diselamatkan tim SAR gabungan setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik di perairan Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Rabu (3/6/2026) malam. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat dan berhasil dievakuasi ke daratan pada Kamis (4/6/2026) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Sosial Gianyar Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial di Blahbatuh

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Sosial Kabupaten Gianyar menggelar Uji Coba Terbatas Digitalisasi Bantuan Sosial melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kantor Camat Blahbatuh, pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang diikuti 106 peserta tersebut menjadi bagian dari peluncuran terbatas (piloting) digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali sebelum diterapkan lebih luas.

Baca Selengkapnya icon click

Tersembur Kebocoran Pipa PAM, Pedagang Terima Kompensasi

balitribune.co.id I Gianyar - Kebocoran pipa distribusi air milik PAM Tirta Sanjiwani di wilayah Tebongkang, Ubud, yang sempat viral di media sosial, langsung disikapi.  Selain memperbaiki jaringan yang rusak, perusahaan daerah tersebut juga telah menyelesaikan kompensasi bagi pedagang yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.