Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengenal Baris Legenda dari Tabanan

ilustrasi

Tabanan, Bali Tribune

Pada jaman kerajaan di Bali pada umumnya upacara keagamaan merupakan suatu upacara yang disakralkan. Salah satunya upacara Ngaben. Pada prosesi karya Pitra Yadnya pada tingkatan madyaning utama, biasanya beberapa acara atau proses sakralisasi merupakan rangkaian yadnya seperti; mareresik, muspa, dan tarpanasaji.

Sehari sebelum layon (mayat) dikremasi di rudrabhumi (ksetra/makam), biasanya terdapat prosesi karya muspa/saji dan munggah damar kurung. Baris Kurkwak, Baris Basang Gede, Dan Baris Dapdap merupakan tarian sakral/tari wali untuk mengerenteban proses yadnya tersebut yang tidak terlepas dari hakekat ketatwaning yadnya (gegitan/nanyian), tetangguran, sasolahan/tari dan puja pangastawa).

Ciri-ciri tarian ini antara lain, Baris Kurkuwak: berpakaian dari keraras (dedaunan pisang yang tela kering), pelepah daun jaka (pelapah enau), dan beberapa dedaunan yang lainnya.Baris Basang Gede: Berpakaian tetupengan, perut besar, berkacamata hitam, udeng kain poleng (dililitkan),dan membawa tombak. Sementara Baris Dadap: berpakaian putih, celana putih dengan aksesories gelang kana, membawa satu buah perahu.

Mengenai filosofi, Baris Dadap sebagai simbolisasi Iswara (pralina), jukung/perahu, yang dipegang pada tangan kiri si penari mensimbolkan sebagai penghantar Sang Atma menuju suralaya/sangkan paraning dumadi/tempat asal dari segala asal. Filosofi dari Baris Kuurkwak, Baris Basang Gede, dan Baris Dadap adalah simbol dari Tri Kona atau Tri Murti (Brahma, Wisnu, Iswara /Utpathi, Shtiti, Pralina) merupakan hakekat proses kehidupan.

Untuk posisi penari, Baris Kurkwak menari di bancingah dihadapan Sanggah Tutuan, hakekat Wisnu sebagai pemelihara. Baris Basang Gede menari di ancaksaji/jaba tengah, hakekat Brahma sebagai pencipta. Dan, Baris Dadap menari di depan bale pawedan menghadap ke bale semanggen/genah layon(tempat mayat di tempatkan), hakekat Iswara sebagai pemrelina.

wartawan
habit
Category

Gubernur Bali Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

balitribune.co.id I Denpasar - Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Hal itu yang mendorong Gubernur Bali bersama Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menangani kasus wisatawan mancanegara (wisman) nakal, narkoba dan judi online di Bali. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.