Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menjaga Tradisi Pasemetonan Catur Desa, Ribuan Pemedek Padati Aci Usabha Gumang di Karangasem

usabha
Bali Tribune / Rangkaian Aci Usabha Gumang yang berlangsung selama tiga hari di Pura Gumang dan Pura Bale Agung, Desa Adat Bugbug, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Ribuan umat Hindu dari wilayah Catur Desa—meliputi Desa Adat Bugbug, Bebandem, Datah, Ngis, dan Jasri—tumpah ruah mengikuti rangkaian tradisi Aci Usabha Gumang. Ritual adat unik yang digelar setiap dua tahun sekali ini berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis (24/9/2026) hingga Sabtu (26/9/2026), berpusat di Pura Bukit Gumang dan Pura Bale Agung, Desa Adat Bugbug, Karangasem.

Penyarikan Gede Desa Adat Bugbug, I Nyoman Bagus Purna, menjelaskan bahwa Aci Usabha Gumang merupakan tradisi warisan leluhur yang sarat makna historis. Ritual ini berkaitan erat dengan pasemetonan (tali persaudaraan) antara Ida Bhatara Gede Gumang dengan Ida Bhatara dari Catur Desa.

Berdasarkan literatur adat, Ida Bhatara Lingsir/Gede Gumang dikisahkan memiliki empat keturunan (satu putra dan tiga putri), yakni Ida Bhatara Gede Manik, Ida Bhatari Ayu Made, Ida Bhatari Ayu Nyoman, dan Ida Bhatari Ayu Ketut. Para keturunan inilah yang kemudian berstana dan membina hubungan kekeluargaan di wilayah Bebandem, Ngis, dan Jasri.

"Rangkaian upacara ini telah menjadi tradisi turun-temurun untuk merawat ikatan kekeluargaan dan spiritual Catur Desa," ujar Bagus Purna.

Rangkaian ritual dimulai pada Kamis (24/9/2026) sore, saat pralingga Ida Bhatara dari Catur Desa diiringi ribuan warga (mundut) mamargi menuju Pura Gumang. Setibanya Ida Bhatara Bebandem di lokasi, dilangsungkan prosesi unik berupa ritual Mabiasa atau Mapurwadaksina bersama Ida Bhatara Gede Gumang, yakni mengelilingi mandala upacara sebanyak tiga kali.

Prosesi berlanjut hingga malam hari dipuput oleh para Jro Mangku dari Pura Gumang, Bebandem, Ngis, dan Bugbug.

Puncak kepadatan pemedek terjadi pada Jumat (25/9/2026). Bertempat di Pura Bale Agung, seluruh pralingga Ida Bhatara tedun dari Pura Gumang untuk melakukan prosesi Mabiasa atau Ngambeng melintasi kawasan Desa Adat Bugbug sebelum melinggih di panggungan Pura Bale Agung. Rangkaian Aci Usabha Gumang kemudian ditutup pada Sabtu (26/9) saat Ida Bhatara Catur Desa mantuk (kembali) menuju desa adat masing-masing.

Guna memastikan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas pemedek di sepanjang rute ritual, petugas gabungan dari Polres Karangasem, Polsek Karangasem, dan Dinas Perhubungan Karangasem disiagakan. Pengamanan ini dibantu secara intensif oleh Pecalang Jagabaya Desa Adat Bugbug dengan menerapkan sistem buka-tutup jalan. Seluruh rangkaian upacara sakral tersebut berjalan tertib, aman, dan lancar.

wartawan
AGS
Category

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.