Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menko Polhukam Ingatkan Intelijen, Indeks Kerawanan Pilkada Serentak 2024 Harus Jadi Perhatian

Bali Tribune / KIKA - Menko Polhukam, Hadi Tjahjadi bersama Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud  AA Gde Ngurah Ari Dwipayana.

balitribune.co.id | GianyarJelang Pilkada serentak 2024 Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto mengingatkan kalangan intelejen untuk lebih waspada dan menekankan bahwa indeks kerawanan Pemilu/Pilkada serentak 2024 harus menjadi perhatian, baik ditingkat penyelenggara ataupun kontestan. Karena apa, ia mecermati tingkat emosi antara pemilih dan calonnya sangat dekat. Hal-hal yang menjadi potensi gesekan harus diantisipasi sejak dini.

"Sehingga saya minta sekali lagi bahwa aparat intelijen harus bisa mengidentifikasi potensi-potensi kerawanan sejak dini dan bagaimana caranya memitigasi," kata Hadi Tjahjanto, saat hadir sekaligus membuka Festival ‘Niti Raja Sasana’ Sastra Saraswati Sewana 2024 yang diadakan oleh Yayasan Puri Kauhan Ubud, Sabtu (20/7).
   
Jadi saat ini kami fokus pada rencana pelaksanaan, sehingga peristiwa atau pelaksana pertama kali Pilkada serentak 2024 ini bisa sukses, aman sesuai keinginan kita bersama.

Disebutkan, dirinya telah melakukan kunjungan ke Papua, Makasar, medan dan dalam Waktu dekat akan berkunjung Bali dan Yogya untuk melihat secara langsung kesiapan Pilkada serentak yang akan berlangsung pada bulan November 2024 mendatang. Kedatangannya ke daerah untuk berkordinasi dengan Bawaslu, KPU, Kepolisian dan Kejaksaan, sehingga apabila ada permasalahan sengketa bisa dilaksanakan secara kordinasi dan tepat sesuai sasaran.

"Termasuk juga biaya-biaya atau anggaran sudah kami cek, semua sudah selesai," ungkapnya.

Sementara itu saat membuka Festival ‘Niti Raja Sasana’ Sastra Saraswati Sewana 2024, Hadi Tjahjadi mengatakan dalam sistem negara demokrasi menempatkan rakyat sebagai tujuan. Tentu saja dalam kehidupan bernegara ada tantangan yang dihadapi, salah satu tantangan yang dihadapi dalam berdemokrasi, adanya pendangkalan makna kedaulatan rakyat dalam mekanisme Pilkada yang cenderung semakin pragmatis.  

Pemilu dan Pilkada yang ideal mengalami pergeseran yang ditandai adanya perebutan kekuasaan demi kekuasaan itu sendiri. Akibatnya terjadi pelanggaran khususnya politik uang serta pembelahan berupa konflik sosial tidak mau menerima hasil pemilu dan pilkada.

"Pemilu atau Pilkada tanpa adanya hikmat kebijaksanaan hanya akan menciptakan transaksi kekuasaan semata demi kepentingan pragmatis semata," pungkasnya.

Sedangkan Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud AA Gde Ngurah Ari Dwipayana, dalam kesempatan ini menyampaikan festival tersebut merupakan salah satu event yang didedikasikan untuk mengangkat dan menggali ajaran kepemimpin yang ada dalam sastra utama di Bali.

“Acara ini kami dedikasikan untuk mengangkat dan menggali nilai-nilai kepemimpinan yang ada dalam sastra-sastra utama di Bali sebagai inspirasi bagi setiap orang yang merasa jadi pemimpin atau akan jadi pemimpin,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ari Dwipayana yang juga selaku Koordinator Staf Kepresidenan, berharap festival tersebut bisa menjadi bagian upaya kita meneladani tokoh-tokoh pemimpin masa lalu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kami harapkan kegiatan ini bagian inspirasi yang merasa jadi pemimpin atau bakal jadi pemimpin. Sesungguhnya pemimpin yang berbasis pengetahuan tentu suatu kepatutan dan kebenaran,” imbuhnya.

Ari Dwipayana menganggap tema utama yang diangkat dalam festival kali ini "Niti Raja Sasana" Tongkat Sastra Kepemimpinan Negeri, sangatlah penting karena tahun ini Indonesia menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah.

wartawan
ARW
Category

Anak Warga Binaan Perempuan Hanya Bisa Tinggal di Lapas hingga Usia 3 Tahun, Pemkab Badung Siapkan Pendampingan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menaruh perhatian khusus terhadap anak-anak yang terpaksa tinggal bersama ibunya di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Salah satu perhatian utama menyangkut batas usia anak bawaan warga binaan yang hanya diperbolehkan tinggal bersama ibunya hingga maksimal tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Denpasar Tertibkan 10 PKL yang Berjualan di Atas Trotoar

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Sebanyak 10 PKL yang beraktivitas di sepanjang Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, ditertibkan pada Rabu (2/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Ketersediaan Pangan, Pemkot Denpasar Pantau Pasokan dan Harga Komoditas Strategis

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, pasokan, dan harga pangan di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta harga pangan di tingkat masyarakat tetap terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Berantas Sarang Nyamuk, Dinkes Denpasar Gencarkan Fogging ULV

balitribune.co.id I Denpasar - Dinkes Denpasar terus memprogramkan pelaksanaan Fogging ULV hingga akhir tahun 2026. Kendati kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 pada periode yang sama. Fogging Ultra Low Volume (ULV) yang dilakukan secara bertahap sebagai langkah antisipasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komit Jaga Belanja Infrastruktur, Bupati Adi Arnawa Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD Badung, Kamis (3/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026, Alokasi Infrastruktur Tembus 59 Persen

balitribune.co.id I Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis (3/9/2026). Agenda utama dalam persidangan ini adalah mendengarkan Penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.