Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menteri Kesehatan Dukung Bali Bangun Industri Herbal

Bali Tribune / MERESMIKAN - Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan Medical Wellness secara virtual, Kamis (Wraspati Pon, Kuningan) 10 Agustus 2023 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.

balitribune.co.id | DenpasarGubernur Bali Wayan Koster meresmikan Medical Wellness di Bali, pada acara Medical Welness yang dihadiri secara virtual Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis (Wraspati Pon, Kuningan) 10 Agustus 2023 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.

Peresmian Medical Wellness di Bali disaksikan oleh Staff Khusus Menteri Kesehatan Bidang Ketahanan Industri Obat dan Alat Kesehatan Kemenkes, Prof. dr. Laksono Trisnantoro, dan Kadis Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom ditandai dengan Penandatanganan Komitmen dan Kesepakatan Bersama yang dilakukan Gubernur Koster tentang Pelaksanaan Akselerasi Sinergi Program Rumah Sakit Jejaring Nasional Layanan Prioritas antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Rumah Sakit Pengampu.

Gubernur Koster meminta, penandatanganan kerjasama ini harus dijalankan dengan serius agar menghasilkan kemajuan yang progresif dalam penanganan kesehatan di Bali. Karena Gubernur Koster ingin menjadikan Bali sebagai salah satu sumber peradaban untuk membangun tata kehidupan yang sehat. Sehingga Bali betul – betul akan memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara niskala dan sakala.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam Keynote Speech “Misi Besar Layanan Kesehatan di Indonesia” menyampaikan dukungan salah satunya kepada Bali yang harus memiliki layanan kesehatan dengan cita – cita mempunyai industri kesehatan herbal, agar Bali tidak hanya bergantung pada industri pariwisata saja, namun sekarang harus berkembang ke arah industri yang beragam, salah satunya industri herbal yang akan menjamin kesejahteraan masyarakat Bali.

Bali sangat berpotensi untuk dijadikan pengembangan industri kesehatan herbal, karena Bali dikenal memiliki Ubad (Obat) yang ada di Ubud, Gianyar. Kenapa Ubud diberi nama seperti itu (Ubad), karena memang saat itu ada tokoh yang datang ke Bali dan kemudian ia sakit terkena wabah, lalu dia menemukan obat tersebut di Ubud. Itulah sebabnya kenapa Ubud diberi nama Ubad.

Potensi Bali untuk mengembangkan layanan kesehatan dengan membangun industri herbal juga didukung oleh faktor pariwisata yang sudah tumbuh terlebih dahulu di Bali. Jadi orang datang ke Bali, selain menginap di Bali, menenangkan hatinya di Bali, dan melihat kindahan alam, seni budaya Bali, namun juga mereka ke Bali dapat meningkatkan kualitas hidupnya, baik itu jiwa dan raganya dengan bantuan alam dari Bali.

Gubernur Koster mendorong layanan kesehatan tradisional lokal Bali yang diiringi dengan peningkatan kualitas layanan rumah sakit yang konvensional. "Mengapa kesehatan tradisional Saya dorong dengan keluarnya kebijakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali, karena Bali memiliki kekayaan tumbuh – tumbuhan untuk kepentingan obat – obatan yang dikenal dengan nama Usada Bali," jelasnya.

Atas potensi tersebut, Gubernur Koster menganalisis kekuatan Pulau Bali dengan negara China. Kalau dihitung kekayaan Bali, baik dari tumbuh – tumbuhan serta kearifan lokalnya tidak kalah dengan China yang telah menjadi negara terbesar dalam industri herbal. Harusnya Bali bisa lebih hebat dari China, cuman selama ini tidak dibangun dengan kekuatan dan potensi yang berbasis pada sumber daya lokalnya.

Sekarang, dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, pembangunan Bali telah diarahkan berdasarkan sumber daya lokal dengan nilai – nilai kearifan lokal Sad Kerthi. Jadi, Kita harus mendekat kepada alam, bukan menjauh dari alam, dan mulai menggunakan sumber daya lokal untuk kehidupan atau bukan mendatangkan sumber kehidupan dari impor.

Itulah sebabnya, pengembangan kesehatan tradisional Bali harus dijadikan salah satu unsur transformasi ekonomi di Bali dengan konsep Ekonomi Kerthi Bali. Agar ekonomi Bali tidak semata – mata bergantung pada dominasi satu sektor pariwisata, karena saat ini Bali ekonominya 54 persen bergantung dari pariwisata. Jika pariwisata Bali terganggu akibat berbagai bencana alam dan non alam, maka ekonomi Bali akan terpuruk.

Pengembangan kesehatan tradisional Bali disebutkan Gubernur Bali, Wayan Koster juga sedang diarahkan dalam pembangunan Rumah Sakit berkelas dunia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, Sanur, Kota Denpasar. Rumah Sakit Internasional tersebut dibangun atas terjalinnya kerjasama dengan Mayo Clinic yang salah satunya akan menerapkan pelayanan kesehatan herbal. Sehingga masyarakat Indonesia yang dulunya berobat ke luar negeri akan berkurang dan beralih ke Bali Internasional Hospital.

Untuk di ketahui juga, bahwasannya sekitar Rp. 90 Triliun, devisa Kita keluar akibat masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri. Jadi hadirnya Bali Internasional Hospital di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan, Sanur akan menjadi basis perekonomian baru dengan menggerakan sektor kesehatan bertaraf internasional dengan industri herbalnya, sekaligus orang yang berobat ke Bali bisa berwisata di Bali.

wartawan
YUE
Category

Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan Rute Tangerang, Jakarta, dan Bandung

balitribune.co.id I Kuta - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali melayani operasional penerbangan untuk rute dari/ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem Resmikan Pengoperasian Alat CT Scan 64 Slices di RSUD Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, secara resmi melaunching dan meresmikan alat CT Scan 64 Slices di Ruang Radiologi RSUD Kabupaten Karangasem, Senin (7/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karangasem didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, bersama jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Dugaan Pencemaran Lingkungan di TPS3R Cemagi, DLHK Badung Temukan Aliran Air Limbah ke Lingkungan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung menemukan dugaan pencemaran lingkungan di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Sarwe Metu Wangi, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Temuan itu berupa aliran air dari kawasan TPS3R yang mengarah ke lingkungan sekitar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gunakan Pupuk Organik, Petani Kopi Kintamani Berkesempatan Pameran di Carbon and Biodiversity Summit 2026

balitribune.co.id I Badung - Ni Wayan Srianti salah seorang petani kopi perempuan di Desa Catur memamerkan produknya saat Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 pada 8-9 September yang berlangsung di Nusa Dua, Badung. 

Kopi yang dipamerkan pada acara internasional terkait karbon ini merupakan hasil dari pertanian organik petani kopi Desa Catur, Kintamani Kabupaten Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Rayakan 6 Tahun Berkarya, Komunitas Bisnis Katolik Bali Usung Misi Sosial dan Musik Modern

balitribune.co.id | Denpasar — Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB) merayakan perjalanan enam tahun usianya melalui ajang 6th Anniversary KBKB – Gospel Rave Party yang diselenggarakan pada Sabtu (5/9/2026) di International Conference Center (ICC) Bali. Perayaan ini menjadi momentum bagi KBKB untuk merefleksikan perjalanan komunitas sekaligus menggalang aksi kepedulian sosial bagi masyarakat luas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.