Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mia Wadu Pramugari Korban Jatuhnya Sriwijaya Air, Niat Pulang Cuti Tak Kesampaian

Bali Tribune/Mia Tresetyani Wadu dan sang ayah Zet Wadu
Balitribune.co.id | Denpasar - Mia Tresetyani Wadu (23) pramugari berdarah Sabu, NTT. Salah satu korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di peraiaran Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1). 
 
Mia, warga Kota Denpasar ini dilihat dari akun facebooknya, merupakan alumni SMA Negeri 6 Denpasar, dan SMP Negeri 9 Denpasar. 
 
Kepastian Mia diketahui pihak keluarga pertama kali setelah mendapat kabar dari pemberitaan media yang merilis nama-nama penumpang Sriwijaya.
 
Salah satu saudara sepupu Mia menyebutkan, ayah dan ibu korban langsung syok. Lalu, sekitar pukul 19.00 Wita, pihak perusahaan penerbangan memberikan kabar resmi. Rumah duka di Jalan Tukad Gangga Denpasar sejak Sabtu terus didatangi keluarga dan saudara. 
 
Peristiwa jatuhnya Sriwijaya membawa duka juga bagi keluarga besar Flobamora Bali. 
 
"Sebagai orang beriman, kita tentu mengharapkan keajaiban. Jika Tuhan berkehendak, pasti ada yang terselamatkan. Atau paling tidak mereka dapat ditemukan agar dapat dimakamkan dengan layak," kata Ketua Flobamora Bali, Yosep Yuslius Yusdi Diaz. 
 
Selain Mia Wadu, juga ada 3 nama marga asal NTT di manifest penumpang pesawat Sriwijaya, yaitu Feliks Wenggo, Umbu Kristin, dan Paulus Yulius Kollo. 
 
Keluarga Mia Wadu sendiri sebelumnya tak punya firasat buruk tentang peristiwa naas yang menimpa putri kesayangan mereka. 
 
Namun menurut keterangan, dua pekan sebelum pesawat tujuan Jakarta - Pontianak yang diawakinya jatuh, ia menghubungi ayahnya Zet Wadu di Denpasar untuk membersihkan rumah. Sebab, katanya, ia rencana cuti bulan Januari 2021 ini dan berencana pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Tukad Gangga Renon, Denpasar.  
 
 Sebenarnya ingin pulang pada Natal kemarin, tetapi karena dia tidak dapat cuti dari perusahaannya sehingg rencananya cuti bulan Januari ini. 
 
Dua minggu lalu dia telepon ke ayahny minta bersihkan rumah karena dia mau pulang cuti dengan temannya, tetapi tanggalnya belum tahu. “Dan Bapaknya sudah memenuhi permintaan dia, sudah melakukan renovasi kamar," ungkap Ketua I Paguyuban Sabu Raijua, NTT, Jhoni Lay.
 
Menurut Jhoni Lay, pihak keluarga tidak mendapatkan tanda atau firasat khusus terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya tujuan Jakarta - Pontianak itu. Pihak keluarga mendapat kabar terakhir dari bungsu dua bersaudara itu pada pukul 15.00 Wita.
 
"Biasanya, mau take off atau landing dia selalu kabari orang tuanya. Tetapi kemarin (hari Sabtu, 9/1), kabar terakhir dari dia jam tiga sore bilang ke orang tuanya ada tugas keluar kota," terangnya.
 
Jhoni Lay mewakili pihak keluarga sangat berharap agar gadis berdarah Sabu, NTT - Bali itu segera dapat ditemukan.
 
"Tentunya kami dari keluarga berharap segera ditemukan, baik dalam kondisi utuh atau tidak,” kata Johny sembari menambahkan, “Minggu sore ini kami mengadakan doa bersama di rumah almarhum. Kami mohon dukungan doa dari semua pihak.” 
 
Sementara itu, petugas PT. Jasa Raharja Cabang Bali pada Minggu (10/1) telah mendatangi kediaman Mia di Jalan Tukad Gangga Gang Tirta Gangga, Denpasar. Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Bali, Lalu Saripudin saat ke rumah Mia Tresetyani bertemu langsung dengan  Zet Wadu (ayah), dan Ardi (kakak) dari kru pesawat naas ini. 
 
Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Humas PT. Jasa Raharja Cabang Bali, Syaiful Anwar menyatakan bahwa langkah yang dilakukan adalah penelusuran terhadap rumah salah seorang korban insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
 
"Tujuan kami adalah untuk menelusuri kebenaran tentang informasi ada tidaknya yang berasal dari Bali, itu yang kami lakukan, kebenaran dan pendataan ini kami lakukan sesuai dengan arahan Direktur Utama," ungkapnya. Pihak keluarga masih syok dan pasrah namun tetap menunggu hasil pencarian. 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.