Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Minus Mata Terus Bertambah, Bisakah Dicegah?

mata minus
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Siapa yang tidak tergoda menatap layar digital berjam-jam setiap hari? Dengan kemajuan teknologi dan internet, berbagai informasi dan hiburan kini dapat diakses tanpa henti. Penggunaan gadget atau perangkat dengan layar seperti telepon genggam, komputer, dan tablet telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, belajar, maupun hiburan. Tanpa disadari, waktu di depan layar terus bertambah, sementara mata dipaksa bekerja tanpa jeda. Kebiasaan ini bukan sekadar membuat mata lelah, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap bertambahnya minus mata, atau yang dikenal sebagai rabun jauh (miopia).

Miopia terjadi ketika bayangan benda jatuh di depan retina, sehingga objek yang berada jauh terlihat kabur. Kondisi ini umumnya dikoreksi dengan penggunaan kacamata berlensa minus atau lensa kontak agar penglihatan menjadi lebih jelas. Selain faktor genetik, miopia juga sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari, terutama aktivitas jarak dekat dan penggunaan gadget dalam waktu lama.

Upaya mencegah bertambahnya minus mata dapat dilakukan melalui perubahan kebiasaan sehari-hari. Salah satu cara yang dianjurkan adalah memperbanyak aktivitas di luar ruangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya alami saat beraktivitas di luar ruangan dapat membantu memperlambat progresi miopia. Anak-anak yang lebih sering bermain di luar ruangan cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami penambahan minus mata dibandingkan dengan mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Aktivitas di luar ruangan yang dimaksud bukan penggunaan gadget di luar ruangan, melainkan kegiatan tanpa gadget sambil terpapar cahaya alami, dengan durasi minimal 60 menit setiap hari.

Selain itu, penerapan aturan 20-20-20 juga dapat membantu menjaga kesehatan mata. Setiap 20 menit menggunakan perangkat dengan layar, dianjurkan untuk mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 6 meter (20 kaki) selama 20 detik. Cara ini dapat dilakukan secara berulang untuk mengurangi ketegangan mata akibat aktivitas jarak dekat. Saat menatap layar, frekuensi kedipan mata cenderung berkurang sehingga mata lebih mudah kering. Dengan memberikan jeda secara teratur, frekuensi kedipan dapat kembali mendekati normal dan membantu menjaga kelembapan mata.

Penggunaan gadget dengan jarak yang terlalu dekat serta pencahayaan yang kurang memadai juga dapat memperburuk kondisi mata. Jarak ideal saat menggunakan gadget adalah sekitar satu lengan orang dewasa (kurang lebih 60–65 cm), dengan posisi layar sedikit lebih rendah dari garis pandang mata. Pada anak di bawah usia 2 tahun, penggunaan gadget sebaiknya dihindari, sedangkan pada usia 2–5 tahun dianjurkan tidak lebih dari 1–2 jam per hari.

Pada orang dewasa, belum terdapat batasan yang benar-benar baku mengenai durasi penggunaan gadget. Namun, beberapa rekomendasi menyarankan agar penggunaan gadget untuk keperluan rekreasi dibatasi sekitar 1–2 jam per hari, terutama bagi mereka yang sudah bekerja dengan layar dalam waktu lama. Selama bekerja, penting untuk memberikan waktu istirahat pada mata, misalnya dengan beristirahat sejenak dari layar atau menerapkan aturan 20-20-20, agar mata tidak terus-menerus terfokus pada layar.

Pemeriksaan mata secara rutin juga sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang sudah menggunakan kacamata, untuk memantau perubahan ukuran minus. Jika minus mata bertambah dengan cepat atau disertai keluhan lain seperti sakit kepala atau penglihatan yang semakin kabur, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Penanganan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas penglihatan dan mencegah gangguan yang lebih berat.

dr. Jovita Jutamulia

Dokter umum

wartawan
RED
Category

Wujud Satu HATI, Bengkel Siaga Honda Hadirkan Layanan Servis Hemat di Renon

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali bersama jaringan AHASS Honda Rajawali Group sukses menyelenggarakan program "Bengkel Siaga Honda" pada Senin (22/6/2026). Bertempat di area parkir Pom Dam IX Udayana, Jl. Puputan Renon No. 5, Denpasar, kegiatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat dengan total 32 unit sepeda motor Honda yang mendapatkan layanan servis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

I Made Dwi Sathya Kurniawan, Putra Badung yang Terpilih sebagai Paskibraka Nasional 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Kabar membanggakan datang dari generasi muda Kabupaten Badung. I Made Dwi Sathya Kurniawan, siswa SMAN 1 Kuta Utara, berhasil terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 setelah melalui rangkaian seleksi berjenjang yang ketat hingga tingkat nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Buleleng Tuan Rumah Kejurnas Kempo 2026

balitribune.co.id I Singaraja – Kabupaten Buleleng dipastikan menjadi lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026. Federasi Kempo Indonesia (FKI) telah menunjuk Gelanggang Olahraga (GOR) Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Jinengdalem sebagai venue utama ajang yang akan berlangsung pada 8–11 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Spirit Alas Sangeh, Penampilan Sanggar Gargita Santhi Undang Decak Kagum Pengunjung PKB 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Dentang gamelan berpadu dengan sentuhan modern menggema di Kalangan Angsoka, Denpasar, Senin (22/6/2026), saat Sanggar Seni Gargita Santhi dari Banjar Pacung, Desa Sangeh, sukses membuat penonton terpukau dan berdecak kagum.

Baca Selengkapnya icon click

Tampil Agresif di Mandalika, Pembalap ART Honda Raih 9 Podium Bergengsi

balitribune.co.id | Mandalika – Perolehan maksimal untuk Astra Motor Racing Team (ART) tim balap dibawah naungan Astra Motor main dealer Honda, tidak tanggung-tanggung dengan memboyong 9 podium pada gelaran Mandalika Racing Series 2026 seri 2 yang berlangsung minggu ini 20-21 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.