balitribune.co.id | bangli – Nasib nahas menimpa Made Agus Wiguna. Pria asal Banjar Selati, Desa Bunutin, Bangli ini harus kehilangan perhiasan emas yang disimpan di dalam lemari kamar rumahnya. Total emas yang raib berupa cincin, gelang, dan kalung dengan berat keseluruhan mencapai sekitar 23 gram. Kasus pencurian ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Bangli.
Ditemui di Mapolres Bangli, Minggu (7/6/2026), pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai mekanik ini mengaku tidak mengetahui pasti kapan waktu kejadian tersebut. Korban baru menyadari perhiasannya hilang pada Sabtu (6/6), saat sang istri, Nyoman Sariati, hendak mengecek perhiasan yang disimpan di dalam lemari.
“Sejatinya di dalam lemari itu juga ada uang tunai sekitar Rp 50 juta, namun uang tersebut tidak diambil. Pelaku hanya menyasar perhiasan emas saja,” ungkap Agus Wiguna.
Lebih lanjut, Agus menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kerusakan baik pada pintu lemari maupun pintu kamar. Ia menuturkan, setiap harinya rumah memang dalam kondisi kosong karena ditinggal beraktivitas.
“Dari pukul 15.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita, kondisi rumah memang sepi karena istri bersama anak ikut membantu saya di bengkel,” jelasnya.
Atas kejadian ini, Agus berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelakunya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Ngakan Ketut Erawan Peramita, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus pencurian tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Petugas kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Mudah-mudahan kasus ini bisa segera terungkap,” singkatnya.