Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mobil Suttle Listrik Terbakar di Gedung Parkir Manik Mas Besakih

Bali Tribune / TERBAKAR - Garis polisi dipasang untuk kepentingan penyelidikan terbakarnya Mobil Suttle listrik di Gedung Parkir Manik Mas, Besakih, Jumat (14/4) pagi.
balitribune.co.id | AmlapuraMobil Suttle listrik atau Buggy yang baru didatangkan oleh Pemprov Bali untuk angkutan pamedek di Pura Agung Besakih, Karangasem, terbakar saat pengisian daya atau di Charge di Gedung Parkir Manik Mas, Jumat (14/4) pagi.  
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune di lokasi kejadian menyebutkan, Mobil Suttle listrik tersebut tiba-tiba meledak dan terbakar saat proses pengisian daya atau charge di Basement B1 gedung parkir Manik Mas, sekitar pukul 04.30 Wita pagi. 
 
Api kemudian membesar dengan cepat, sementara petugas yang berjaga di Pura Agung Besakih dengan sigap memindahkan Mobil Suttle listrik lainnya menjauh dari lokasi agar tidak ikut terbakar. 
 
“Berdasarkan keterangan dari pengemudi mobil listrik tersebut, mobil tersebut baru tiba di Manik Mas Pura Besakih dan belum sempat dioperasikan untuk mengangkut pamedek. Nah begitu tiba, oleh pengemudinya langsung di Charge di parkir B1 gedung parkir Manik Mas,” ungkap Kapolsek Rendang, Kompol. I Made Suadnyana, kepada Bali Tribune di lokasi kejadian. 
 
Saat sebelum dilakukan pengisian daya atau Chrage, menurut keterangan si pengemudi, posisi batery mobil listrik naas tersebut 60 persen. Diduga antara terjadi konsleting atau kelebihan atau pengisian daya yang terlalu lama mengakibatkan batery meledak dan terjadi kebakaran. Api berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng yang mendapatkan giliran jaga di Pura Besakih malam itu.
 
“Begitu terjadi kebakaran kami sigap memindahkan kendaraan listrik lainnya dari mobil listrik yang terbakar tersebut, sehingga tiga mobil listrik lainnya aman dan tidak ikut terbakar,” ucapnya. Pasca-kejadian tersebut, pihaknya telah memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan kejadian tersebut. Pihaknya juga telah berkordinasi dengan Labfor Polda Bali untuk penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kejadian kebakaran tersebut. 
 
Sementara itu, pasca-kebakaran Mobil Shuttle listrik tersebut, lantai parkir B1 Manik Mas yang merupakan lokasi kejadian kebakaran, ditutup sementara oleh Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Besakih. Parkir kendaraan pamedek, sementara waktu dialihkan ke lantai parkir B2 yang berada di bawahnya dan lantai gedung parkir lainnya. 
 
Pihak Badan Pengelola akan segera melakukan pembersihan dan perbaikan instalasi listrik, sebelum kemudian membuka kembali gedung parkir B1 Manik Mas untuk mengantisipasi membludaknya pamedek.
 
“Setelah dibersihkan semua dan perbaikan instalasi listrik gedung parkir ini selesai, kita akan melaksanakan upacara Guru Piduka,” ucap Ida Bagus Suyasa, Kabid Pengelolaan Lingkungan dan Keamanan, Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Besakih.
wartawan
AGS
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.