Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ngenteg Linggih Krama Desa Adat Sandan Amplas

Bali Tribune/ Bupati Sanjaya saat hadiri upacara Ngenteg Linggih Krama Desa Adat Sandan Amplas.


balitribune.co.id | Tabanan - Karya Ngenteg Linggih Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Adat Sandan Amplas, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel, Jumat (25/4) dihadiri Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM.

Bupati Sanjaya mengatakan, Karya ini merupakan bagian daripada menjalankan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. “Saya mewakili pemerintah Kabupaten Tabanan, datang kemari bersama jajaran sangat mengapresiasi upacara yang telah terlaksana dengan baik yakni Ngenteg Linggih Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Adat Sandan Amplas,” ucap Bupati Sanjaya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga memberikan penghargaan kepada masyarakat karena telah kompak bersatu ngewangiang Ida Batara. Bupati Sanjaya berharap sebagaimana krama Bali selalu membangun keseimbangan, keharmonisan alam, jagat, lingkungan, krama dan budaya serta terus memupuk kebersamaan. Selain itu, sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

“Mari kita terus membangun Tabanan, baik dari aspek infrastruktur jalan di Wongaya guna mendorong sektor pertanian, infrastruktur dan bisnis ekonomi sebagai salah satu peran Pemerintah. Saya sangat berharap masyarakat dapat kompak bersatu dengan pemerintah dan kita pasti bisa bangkit dan harus saling asah, asih, asuh dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan,” pinta Sanjaya.

Sementara itu, I Nengah Sumaya selaku Bendesa Adat Sandan Amplas, mengungkapkan bahwa, Karya Ngenteg Linggih ini dipersiapkan selama 1.5 bulan dengan semangat gotong-royong dari masyarakat seperti kegiatan menebang bambu, bersih-bersih dan lain sebagainya. Dari awal hingga akhir, upacara ini dikatakan telah menghabiskan biaya sekitar 600 juta rupiah yang bersumber dari iuran masyarakat.

“Persiapan Karya Ngenteg Linggih ini telah berlangsung sejak Oktober 2022 dan masih berlangsung sampai hari ini dilakukan upacara Mepapada Weton, dimana upacara ini dilaksanakan guna membersihkan Parahyangan, dan dengan puncak acara pada tanggal 30 Nopember 2022 mendatang. Seluruh persiapan dan pelaksanaannya dilaksanakan bersama dengan gotong-royong masyarakat kami,” ujar Bendesa Adat Sandan Amplas.

wartawan
JIN
Category

Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung berlangsung khidmat, Rabu (20/5/2026) di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. Tema peringatan Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PLTU Celukan Bawang Kenalkan Listrik ke Pelajar

balitribune.co.id I Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang untuk membuka ruang edukasi bagi pelajar. Pembangkit listrik tenaga uap tersebut mengundang puluhan siswa dari lima SMP di sekitar wilayah operasional untuk mengenalkan proses kerja pembangkit dan pelestarian lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.