Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ny Putri Koster Minta Masyarakat Perantauan Desa Jati Bali Jangan Mengkristalkan Diri

Bali Tribune/Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster mengunjungi perkampungan masyarakat Bali di Kendari bernama Desa Jati Bali yang terletak di Kecamatan Ranometo, Kabupaten Konawe Selatan, pada Minggu (3/11)
balitribune.co.id | Kendari - Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster berkesempatan untuk mengunjungi perkampungan masyarakat Bali di Kendari bernama Desa Jati Bali yang terletak di Kecamatan Ranometo, Kabupaten Konawe Selatan, pada Minggu (3/11), sesaat sebelum bertolak kembali ke Pulau Dewata.
 
Dalam simakrama singkatnya, Ny Putri Koster sangat bangga dan mengapresiasi kerukunan krama Bali yang ada di Desa Jati Bali. Untuk terus menjaga kerukunan antarkrama Bali dan krama lintas agama yang ada di perantauan maka Putri Koster mengimbau masyarakat agar tidak mengkristalkan diri, sehingga bisa berbaur dengan masyarakat lain dan kehidupan saling menjaga serta gotong royong dapat terus terjaga dengan baik.
 
Lebih lanjut, Ny Putri Koster juga meminta masyarakat untuk terus mengamalkan ajaran Tri Hita Karana, sehingga keharmonisan jalinan individu dengan Tuhan, masyarakat dan lingkungan sekitar dapat terjalin dengan baik. "Di tengah kita menjunjung tinggi adat dan budaya bali, tapi jika ada di rantauan kita juga harus menghormati adat dan budaya yang ada, jadi apa yang bisa dikolaborasikan sepatutnya bisa dikolaborasikan sehingga kita bisa hidup beradampingan dengan rukun dan saling menghormati," ujarnya.  
 
Sementara itu, Kepala Desa Jati Bali Made Arnawan, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dari Ketua TP PKK Provinsi Bali yang juga merupakan istri Gubernur Bali. Ia menyampaikan bahwa Desa Jati Bali sudah terbentuk sejak tahun 1968 dan saat ini telah memiliki 300 KK. Di samping itu, saat ini Desa Jati Bali juga sudah dinobatkan sebagai desa adat dan budaya di Kabupaten Konawe Selatan.
 
Untuk itu, dalam menjalankan amanat sebagai desa adat, dirinya akan terus belajar terkait bagaimana membangun desa adat yang baik, dan senantiasa akan meminta bimbingan dari Pemerintah Provinsi Bali khususnya Gubernur Bali. “Untuk itu, saya minta sebagai masyarakat yang ada di rantauan, Pemerintah Provinsi Bali tidak melupakan kami, tapi sebaliknya tolong perhatikan kami juga karena bagaimanapun juga kami adalah bagian dari masyarakat Bali yang dulunya bersedia merantau ke tempat ini," pintanya.
 
Acara yang berlangsung singkat tersebut, terlihat sangat memberi makna tersendiri bagi masyarakat Desa Jati Bali dan seluruh masyarakat sangat menikmati hiburan lagu dan puisi dari Ny Putri Koster.
wartawan
Redaksi
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.