Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nyaksi Pemlaspasan Balai Banjar Babahan Kanginan ,Wabup Sanjaya Apresiasi Persatuan Krama Bali

Pemlaspasan
Wabup Sanjaya menyaksikan Pemlaspasan Balai Banjar Babahan Kanginan ,Kamis (24/5)

BALI TRIBUNE - Balai banjar merupakan salah satu warisan peninggalan para leluhur masyarakat Bali, yang sangat berperan penting dalam menjaga "keajegan" budaya Bali dan wajib ada di setiap Banjar di Bali. Baik-buruknya Balai Banjar ini merupakan cerminan dari baik-buruknya persatuan Krama (masyarakat) setempat. Sadar akan hal tersebut, Krama Banjar Adat Babahan Kanginan melakukan perbaikkan Balai Banjar. Hari ini, Kamis (24/5) dipelaspas serta disaksikan oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan oleh Pemangku Tri Khayangan DP. Babahan kesarengin,Mangku Ulun Siwi, Besi Kalung.. Terungkap saat pelaksanaan ritual Dewa Yadnya yang  disaksikan anggota DPRD setempat, acara dibuka dengan   pemparan Wabup selaku Wakil Pemerintah Kabupten Buleleng. Wabup yang akrab disapa Komang Sanjaya sangat mengapresiasi semangat persatuan dan semangat gotong-royong krama Banjar Adat Babahan. Dirinya juga menghimbau agar tetap menjaga serta memupuk semangat itu. "Matur Suksma sareng masyarakat tiang driki. Karena sudah cerdas dan mengedepankan semangat persatuan serta gotong-royong dalam membangun. Tiang harap persatuan ini dan semangat gotong-royong ini tetap dijaga dan diwariskan kepada anak-cucu kedepan, nantinya", ucap alumni FE angkatan 87 Universitas Warmadewa. Dirinya juga berpesan kepada para tokoh masyarakat setempat, untuk selalu mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah, sehingga pembangunan di Desa bisa tercapai  sesuai dengan apa yang diharapkan bersama. "Tokoh disini sudah menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah. Kedepan kalau ada pembangunan apa saja, baik Parahyangan, Palemahan dan Pawongan nantinya tetap jalin komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah", pesan Wabup yang juga merupakan alumni SMA TP 45 Tabanan. Sebelum dilakukan pemlaspasan, perbaikkan Balai Banjar memakan waktu setidaknya 3 bulanan dan menelan biaya sekitar Rp. 350 juta. Hingga sampai seperti saat ini, krama setempat yang terdiri dari 180 Kepala Keluarga (KK) bekerja secara gotong-royong serta tidak dikenai atau ditarget pepeson (urunan/biaya) partisipasi masyarakat bersifat sukarela, jelas I Ketut Buda Yasa selaku Ketua Panitia Acara. Dijelaskannya juga bahwa bangunan ini hanya bisa selesai baru 90 persen. Itu dikarenakan adanya kendala dana. Pihaknya minta Pemerintah yang kali ini diwakili Wabup Sanjaya, bisa membanu kekurangan yang ada. "Untuk merampungkan bangunan ini, ageng pinunas tiang sareng Bapak Wakil, mangde presida ngewantu mecikang balai banjar niki", harap pihaknya. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.