Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimalkan Pelayanan Publik, Wagub Dorong SKPD Berinovasi

INOVASI PELAYANAN PUBLIK - Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, saat menghadiri Simposium dan Gelar Inovasi Pelayanan Publik Nasional Tahun 2016 di JX International (Jatim Expo), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/3).

Surabaya, Bali Tribune

Keberhasilan Rumah Sakit Mata Bali Mandara masuk dalam Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) 2016 diapresiasi positif Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta. Menurutnya capaian ini merupakan bentuk inovasi yang membanggakan dari jajaran Rumah Sakit Mata Bali Mandara dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia berharap kedepannya prestasi ini bisa menular kepada SKPD lainnya untuk menciptakan inovasi sehingga pelayan publik kepada mayarakat semakin lebih baik dan memuaskan.

Demikian disampaikannya saat menghadiri simposium dan Gelar Inovasi Pelayanan Publik Nasional Tahun 2016 di JX International (Jatim Expo), Surabaya, Jawa Timur , Kamis (31/3). “Segala inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah adalah solusi bagi permasalahan masyarakat kita dan bukan menjadi sebaliknya menimbulkan masalah baru. Dan tentunya kita sangat bangga dengan prestasi RS Mata Bali Mandara. Semoga langkah ini bisa memotivasi SKPD lannya untuk bernovasi memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Sudikerta juga mengharapkan dengan ajang yang digelar oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (Kemnepar-RB) setiap tahunnya ini menjadikan permasalahan publik sebagai perhatian utama pemerintah daerah khususnya Pemprov Bali dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan. Ajang penghargaan ini diharapkan pula jadi motivasi bagi jajaran pemerintah dalam meningkatkan kinerja sehingga mampu untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. “Penghargaan ini bukan segala-galanya, bukan berarti kita cepat berpuas diri, melainkan ini harus dijadikan tantangan kedepannya, mari kita gali lagi lebih banyak inovasi pelayann publik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua panitia Pelaksanaan Kegiatan yang juga merupakan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Mirawati Sudjono, menyatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan merupakan wujud dari program one agency, one inovation(OAOI), yang mewajibkan setiap kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota wajib menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun. Dia juga menegaskan kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan inovasi pelayanan publik yang diciptakan oleh kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mensimulasikan inovasi pelayanan publik, berbagi pengalaman serta memungkinkan bagi masing-masing instansi untuk meniru mana inovasi pelayanan publik yang dianggap perlu di daerahnya.

Disampaikannya, Animo intansi untuk mengikut kompetisi ini, semakin tinggi. Pada 2014 baru ada 515 inovasi yang yang dikompetisikan. Pada 2015, jumlah peserta meningkat menjadi 1.184 inovasi dan hal yang berbeda dengan sebelumnya, tahun ini BUMN juga diundang untuk ikut sebagai peserta kompetisi. Dari total 2.476 inovasi yang ikut, sudah ditetapkan Top 99, yang kini tengah dievaluasi untuk mendapatkan Top 35.

Sedangkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengharapkan kedepannya para pimpinan instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah, untuk menjaga dengan baik momentum dan lingkungan yang kondusif untuk mendorong terciptanya inovasi secara berkelanjutan. Selain itu, jajaran pemerintahan diminta untuk manfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal guna memperluas jaringan kerja sama dan sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antar instansi dalam menularkan best practices.

Ia juga mengatakan perlunya memperkuat integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, untuk memperkuat kepercayaan publik kepada pemerintah. Menurutnya, pelaksanaan kompetisi ini menjadi sangat relevan di era keterbukaan dan persaingan global. “Sebagai bagian dari masyarakat gobal, kita tidak dapat menutup diri terhadap dinamika perubahan yang datang begitu cepat. Siklus hidup (life cycle) suatu produk menjadi semakin singkat yang berjalan seiring dengan perubahan tingkat kebutuhan dan kepuasan masyarakat,” pungkasnya. Inovasi bukan hanya dibutuhkan dalam sektor privat saja, tetapi juga pada sektor publik. Laporan Global Innovation Index Tahun 2015.

wartawan
habit
Category

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.