Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PADB Bali dan Puri Agung Bunutin Dukung Koster-Ace

Gubernur
Calon Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster saat mendapat dukungan dari PADB Bali dan Keluarga Besar Puri Agung Bunutin.

BALI TRIBUNE - Pasemeton Ageng Dalem Blambangan (PADB) Provinsi Bali yang beranggotakan sekitar 9.600 Kepala Keluarga (KK) beserta Keluarga Besar Puri Agung Bunutin, Bangli, menyatakan kebulatan tekad mendukung, memilih serta memenangkan Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace) di Puri Agung Bunutin, Bangli. Pernyataan kebulatan tekad dukungan itu dihadiri langsung Wayan Koster selaku Calon Gubernur didampingi Sang Nyoman Sedana Artha (Ketua DPC PDIP Bangli dan Wakil Bupati Bangli), Budi Utama (Anggota F-PDIP DPRD Bali), Nyoman Adnyana (Anggota F-PDIP DPRD Bali), sejumlah tokoh masyarakat dan penglingsir Puri Agung Bunutin. Di hadapan ratusan para tokoh perwakilan dari 60 dadia PADB se-Bali, Penglingsir Puri Agung Bunitin sekaligus PADB Dewa Putu Wijaya menyebutkan bahwa Pesemeton Ageng Dalam Blambangan yang berdiri tahun 2009 telah beranggotakan 9600 KK dengan 60 dadia  yang tersebar di sembilan wilayah kabupaten/kota di Bali. "Kami semua berasal dari satu garis keturunan yakni dari Kerajaan Blambangan di Banyuwangi. Kami adalah kelompok soroh (klan) dari Jawa yang terakhir datang ke Bali. Dulunya kami tersebar di seluruh Bali, dan baru sejak tahun 2000 mulai pelan-pelan menyatukan diri. Kemudian tahun 2009, Pesemetonan Dalem Blambangan terbentuk," tuturnya. Ia mengungkapkan alasan mengapa PADB dan Puri Agung Bunutin mendukung Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur yang diusung PDIP, Hanura, PKB, PPP, PAN dan PKPI tersebut. Menurutnya, visi misi Koster-Ace yang tertuang dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali sangat senafas dengan tujuan serta cita-cita PADB.  "Yakni menjaga kelestarian seni, adat dan budaya Bali. Terus bagaimana menjaga Keharmonisan hidup antara manusia, alam dan budaya Bali sebagai satu kesatuan yang utuh untuk menciptakan terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali secara sekala lan niskala," jelasnya. Di samping itu, lanjut dia, Koster-Ace merupakan sosok pemimpin yang cerdas juga sudah teruji dalam terbukti kiprahnya secara tulus dalam mewujudkan pembangunan Bali demi kesejahteraan masyarakat. "Soal kecerdasaan sudah tak perlu ditanyakan lagi. Keduanya sama-sama bergelar doktor (S3), sudah pasti cerdas. Kiprah sudah terbukti bukan cuma janji, misalnya Pak Koster sudah membangun ratusan wantilan sebagai salah satu simbol peradaban budaya Bali. Pak Cok Ace selain mantan bupati juga tokoh puri merupakan seniman multitalenta yang bertaksu. Jadi beliau berdua, bagi kami yang paling tepat dan mampu untuk memimpin Bali ke depan yang penuh dengan berbagai tantangan dan persoalan akibat globalisasi," paparnya. Ditegaskan, dengan berbagai tantangan Bali ke depan tadi, agar Bali tidak kehilangan jati dirinya namun tetap mempertahankan keunikan budayanya sebagaimana sudah dikenal dunia, maka Koster-Ace dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai pilihannya. "Selain dukungan dan pilihan, kami semua juga mendoakan agar Pak Koster dan Cok Ace selalu sehat dan terpilih sebagai gubernur serta wakil gubernur Bali pada 27 Juni 2018 nanti. Karena kami berharap, Bali selain sebagai cahaya penerangnya Indonesia, juga cahaya penerang peradaban dunia," imbuhnya. Calon Gubernur Wayan Koster merasa sangat gembira menerima sambutan dan dukungan luar biasa dari PADB dan Puri Agung Bunutin. "Suksma ping manah sampun nyarengin titiyang. Sampun mendiakan titiyang. Astungkara tiyang lascarya ngayah sekala lan niskala untuk membangun Bali dan mensejahterakan masyarakatnya," ujarnya. Usai itu acara ditutup dengan simbolisasi pencoblosan pasangan calon nomor 1 dan penegasan pernyataan kebulatan tekad mendukung, memilih serta memenangkan Koster-Ace pada pencoblosan Pilgub Bali yang dilaksanakan tanggal 27 Juni 2018 nanti.

wartawan
Redaksi
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.