Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pakudui Akhirnya Bersatu, Eksekuasi Akan Digelar secara Damai

Bali Tribune / DAMAI - Penandatangan Perdamaian Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah sepuluh tahun lebih bergelut dengan konflik,  Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin, Tegallalang, akhirnya bersatu lagi dalam satu desa adat. Pun demikian, sengketa lahan pelaba pura yang kini sudah berkekuatan hukum tetap, dipastikan akan segera  dilaksanakan eksekusi secara damai. Hal ini terungkap dalam penandatangan kesepakatan  antara Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin dihadapan Bupati, Kapolres, PHDI, MDA dan unsur terkait lainnya di Depan Kantor Bupati Gianyar, Minggu (22/11).

Sebagaimana diketahui sengketa lahan pelaba pura antara Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin, Tegallalang seakan tiada ujungnya. Walaupun  perkara ini sudah diputus dan berkekuatan hukum tetap, upaya hukum banding perlawanan dan Gugatan Bantahan pihak ketiga terus berguli. Proses eksekusi pun berulangkali ditunda dengan berbagai pertimbangan. Syukurnya, di tengah ketidakpastian dan kelelahana kedua pihak ini, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra  pun mengambil inisiatif. Kesepakatan awal kedua pihak saat diundang makan siang bersama tahun lalu, kini akhirnya berbuah dengan kesepakatan perdamaian,

Dari delapan poin kesepakatan itu,  semuanya saling terkait. Seperti pencabutan upaya hukum, kesepakatan pelaksanaan eksekusi damai, tunduk pada putusa hukum  dan yang paliang menarik perhatian, kedua pihak yang sepuluhtahun lebih berpisah, kini sepakat untuk bersatu lagi dalam lingkungan desa adat. Ke depannya, kedua pihak juga sepakat akan melakukan musyawarah dengan prinsip paras paros sarpanaya. “ Sebagai Bupati Gianyar, saya adalah orang yang paling sangat berharga hari ini. Tentunya juga krama Pakudui,  Kapolres, dan instasi terkait lainnya.  Saya minta Krama tidak lagi mengungkit cerita gelap dalan sepuluh tahun terakhir ini,” harap Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Mahayastra mengakui, konflik Pakudui ini telah menyita pikiran yang sangat lama.  Baik dirinya yang saat itu masih menjabat sebagai ketua DPRD Gianyar serta seluruh pihak terkait. Tak terkecualai krama Pakudui yang berkonflik, diyakini sangat merasakan pahit getirnya berselisih dengan sesma saudara. “ Secara yuridis, perkara ini sudah selesai  hingga ada kesepakatan damai ini, tentunya harus dilaksanakan secara jujur dan ihklas dalam pelaksanaannay. Karena semua pihak menang, mari ke depanya kita membangun bersama  dan kami pemerinah sudah siap membantu rencana desa adat Pakudui, termasuk rencana nangiang sesuhunnan.” ucapnya.

Dengan Perdamaian konflik Pakudui ini, Bupati juga akan menyikapi beberapa konflik dia desa adat lainya. Mahayastra tidak  ingin dalam pemerintahannya, ada persoalan adat yang menahun . Karena itu, para pihak diharapkan akan saling mengalah dan tidak ada menang-menangan.  “ Untuk internal Desa Adat Pakudui, saya sudah  meminta Majelis Adat dan instansi terkait untuk melaksanakan pendampingan dalam penyelesaiannya,” jelasnya.

Desa Adat Pakudui Kawan yang dulunya berjumlah 114 KK dan  Tempak Pakudui Kangin terdiri dari 43 KK, sebelumnya   berada dibawah naungan Desa Adat Pakudui. Dalam sepuluh tahun, keduabelah pihak terlibat pertikaian menyusul permasalah internal. Meliputi status Pura  berikut tanah adat, perihal pengenaan sanksi adat  kepada warga hingga konflik Pemilihan bendesa Adat. Konflik itu terus berlanjut hingga terjadi sengketa  dan kini menunggu pelaksanaan eksekusi karean sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap. 

wartawan
I Nyoman Astana

Ketua IKKES Bali: Saatnya Warga Sumba Ubah Stigma Jadi Prestasi

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak dapat dipungkiri warga Sumba yang hidup di Bali mendapat stigma. Untuk itu, Ketua Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Bali, Fredik Billy, SH, MH mengajak seluruh warga Sumba yang ada di Bali untuk mengubah stigma ini menjadi sebuah kepercayaan. Permintaan ini disampaikan Fredik Billy dalam acara Talk Show dengan tema Stigma, Tantangan, dan Solusi.

Baca Selengkapnya icon click

Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

balitribune.co.id | Singapura - PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah global dengan meraih dua penghargaan bergengsi, yakni “Best Sovereign Sukuk” dan “Best Social Bonds in Asia 2025” pada ajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Bagus Alit Sucipta Turun Langsung Tangani Sampah Musiman

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta bersama Nyonya Yunita Alit Sucipta, memimpin langsung kegiatan aksi Korve bersih-bersih di Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Jumat pagi (13/2). Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Badung dalam menangani permasalahan sampah pantai yang bersifat musiman dan kerap muncul di sepanjang pesisir Badung, khususnya saat musim angin barat.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Sambut Wapres Gibran dalam Dialog Pariwisata Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyambut kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama pelaku usaha sektor pariwisata. Kegiatan berlangsung di Gedung Widyatula, Politeknik Pariwisata Bali, Kampial, Nusa Dua, Jumat (13/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Respons Cepat Bencana Longsor, Wabup Tabanan Tinjau Kerusakan Jalan Vital di Kediri

balitribune.co.id | Tabanan – Sesuai instruksi dan arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga turun langsung meninjau lokasi jalan rusak yang terdampak bencana longsor akibat curah hujan ekstrem di Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (13/2).

Baca Selengkapnya icon click

AHASS Gunawan Motor, 20 Tahun Lebih Setia Layani Konsumen Honda di Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja – Komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna sepeda motor Honda terus ditunjukkan oleh AHASS Gunawan Motor. Berdiri sejak pertengahan tahun 2006, AHASS Gunawan Motor secara konsisten menghadirkan layanan purna jual berkualitas sesuai standar Astra Honda Motor (AHM) dan Main Dealer (MD).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.