Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam Awasi Proses Pembersihan Pascagempa di Lombok

PEMBERSIHAN – Didampingi sejumlah Asisten Kasdam IX/Udayana dan Kapendam, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., melakukan peninjauan dan pengawasan langsung proses pembersihan puing-puing bangunan yang dilakukan aparat TNI di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, KLU, NTB, Senin (20/8).

BALI TRIBUNE -  Memastikan pemulihan dampak bencana gempa yang terjadi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) agar berjalan dengan baik, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., melakukan peninjauan dan pengawasan secara terus-menerus. Senin (20/8) misalnya, Pangdam Benny Susianto meninjau langsung kegiatan pembersihan puing-puing bangunan yang dilakukan prajurit TNI di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), NTB. Didampingi Asintel, Asops, dan Aster Kasdam IX/Udayana serta Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto Gulo, SIP., Senin pagi kemarin Pangdam melakukan pengecekan dan peninjauan proses pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan yang dilakukan aparat TNI di salah satu lokasi yang terdampak langsung bencana gempa cukup parah, yaitu di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang. Pembersihan material bangunan dilakukan secara gotong royong antara sejumlah prajurit TNI bersama masyarakat dan perwakilan dari instansi terkait sebagai wujud sinergisitas dan kemanunggalan TNI-rakyat terus dilakukan tanpa mengenal lelah. Dibantu dengan menggunakan alat berat sebagai upaya agar cepat memulihkan kondisi wilayah sekaligus dapat mengurangi dampak trauma masyarakat akibat bencana yang terjadi sejak awal Agustus 2018 lalu hingga kemarin masih merasakan guncangan gempa susulan. Proses evakuasi maupun pembersihan dan perbaikan berbagai fasilitas umum terus dimaksimalkan oleh sejumlah prajurit TNI, hal ini dimaksudkan sebagai upaya agar cepat memulihkan kondisi, baik infrastruktur maupun psikis mayarakat Lombok khususnya. Meski sudah ratusan kali diguncang gempa susulan dan dihadapkan pada kondisi medan yang sangat sulit, namun semangat para prajurit TNI tidak pernah pudar dan selalu ada ditengah-tengah masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun. Apalagi Provinsi NTB masih merupakan wilayah teritorial Kodam IX/Udayana, sehingga Jenderal Benny Susianto berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan dampak bencana ini hingga tuntas. Dengan harapan agar masyarakat dapat secepatnya melakukan aktivitasnya seperti semula. Kapendam Letkol Jonny Harianto menambahkan, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan. Sehingga bencana yang terjadi di wilayah NTB ini juga merupakan bagian dari tugas TNI.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.