Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Disiplinkan Diri Sebelum Mendisiplinkan Masyarakat

Bali Tribune/ KUNKER - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara saat kunjungan kerja di Buleleng.
 
balitribune.co.id | Buleleng - Untuk mencegah penyebaran virus Corona di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kuncinya adalah disiplin. Terutama kepada aparat yang bertugas di lapangan dalam upaya mendisiplinkan masyarakat dengan protokol kesehatan, namun yang paling utama adalah bagaimana mendisiplinkan diri untuk tetap menjaga imunitas/daya tahan tubuh dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
 
Demikian ditegaskan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, di sela kunjungan kerja (kunker) saat memberikan pengarahan di hadapan para prajurit Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW), Kodim 1609/Buleleng, Kompi A Yonzipur 18/Yudha Karya Raksaka (YKR), Denkesyah Singaraja, Denpal Singaraja, Dodiklatpur dan Secata Rindam IX/Udayana, akhir pekan lalu, bertempat di Mako Yonif Raider 900/SBW, Singaraja.
 
Sebagai pejabat baru, Jenderal Kurnia Dewantara berjanji akan melanjutkan tugas dan tanggung jawab Pangdam sebelumnya, (Majen TNI Benny Susianto, SIP). "Saya minta bersama rekan prajurit untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab di Kodam IX/Udayana. Mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana," harap Pangdam, seraya menegaskan, seorang Panglima harus hadir di tengah-tengah prajurit yang dibanggakan.
 
Sebagai bagian dari keluarga besar, Pangdam mengajak semua pihak untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif dan suasana kerja yang menyenangkan, sehingga harus selalu saling asah, asih, dan asuh. “Kita harus bangga dan cinta sebagai warga Udayana, sehingga kita selalu berbuat yang terbaik untuk Udayana," katanya.
 
Secara khusus kepada seluruh prajurit Yonif Raider 900/SBW, Pangdam menyampaikan bahwa Yonif Raider 900/SBW saat ini mendapat kehormatan melaksanakan tugas Operasi Pegamanan Wilayah Perbatasan (Pamtas). “Kalian harus selalu bangga sebagai pasukan raider dan sebagai pasukan pemukul Kodam IX/Udayana. Oleh karenanya, kalian harus selalu menyiapkan diri dan mengasah diri untuk siap digerakkan kapan saja,” perintah Pangdam.
 
Dalam waktu bersamaan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Daerah (PD) IX/Udayana Tanty Kurnia Dewantara juga memberikan pengarahan kepada para pengurus dan anggota Persit KCK Yonif Raider 900/SBW dan Kodim 1609/Buleleng, yang intinya menyampaikan, agar tidak pernah meremehkan protokol kesehatan. Karena peran utamanya sebagai benteng dalam keluarga untuk menjaga anak-anak beserta suami di rumah. "Bila tidak ada kegiatan penting, lebih baik membuat kegiatan yang tidak melibatkan orang banyak," sarannya.
 
Saat ini katanya, di era milenial banyan orang menggunakan gadget, sehingga sebagai istri prajurit harus memahami etika dalam bermedia sosial, termasuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak dalam penggunaan gadget, karena ada sanksi hukum bagi yang melanggarnya.
 
Serangkaian kunker di wilayah Bali Utara, selain memberikan pengarahan dan peninjauan Markas Yonif Raider 900/SBW, Pangdam didampingi rombongan juga berkunjung di Kodim 1609/Buleleng yang disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh Forkopimda Kabupaten Buleleng.
 
Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP,  mengatakan, Pangdam merasa bangga mendapatkan kepercayaan dari pimpinan untuk bisa bertugas di Pulau Dewata dan dalam seminggu ini berupaya untuk turun ke lapangan, sambil memperkenalkan diri. Hal ini dimaksudkan supaya segera bisa menyesuaikan dan bisa berkeliling di beberapa satuan untuk memastikan persiapan satuannya dalam rangka melaksanakan tugas pokok Kodam IX/Udayana.
 
Sebelumnya, Pangdam bersama rombongan juga mengunjungi Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Kodim 1619/Tabanan, Kodim 1617/Jembrana, Mako Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara (GN). Untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif, Pangdam juga menyampatkan waktu meninjau Pelabuhan Penyebrangan ASDP Gilimanuk dan disambut oleh para pejabat Pemkab Jembrana.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.