Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Jadilah Prajurit Milenial Profesional

Bali Tribune/ BINTARA -- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., ketika memberikan arahan kepada 205 bintara muda di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (18/2).

Bali Tribune, Tabanan - SEBAGAI seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) harus selalu memiliki sikap dan tanggung jawab, dengan cara mampu memprofesionalkan diri menjadi seorang prajurit TNI yang handal dan tangguh. Demikian ditegaskan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., ketika memberikan arahan kepada 205 bintara muda usai mengikuti pendidikan pertama bintara (Dikmaba) TNI AD TA 2018 di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (18/2). Didampingi Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf Esy Suharto, SSos., Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP., dan disaksikan ribuan tamu undangan dan prajurit lainnya, Pangdam berharap ratusan bintara muda tersebut kelak menjadi prajurit TNI AD yang handal dan tangguh pada tingkat terdepan bersama prajurit lainnya. Untuk menjadi prajurit TNI yang profesional, hebat, dan bermanfaat bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jika didasari dengan sikap dan loyalitas yang tinggi. “Untuk bisa menjadi prajurit yang profesioanal dan mampu mengembangkan loyalitas dengan hebat, maka harus bangga dengan profesi sebagai seorang prajurit TNI. Selanjutnya dengan kebanggaan yang ditanamkan dalam diri seorang prajurit, maka akan tumbuh motivasi dalam diri untuk selalu berbuat yang terbaik, apapun kegiatan yang dilakukan,” tegas Jenderal Benny Susianto. Oleh karenanya, Jenderal TNI AD bintang dua itu meminta kepada seluruh prajurit TNI harus bangga dengan profesi yang tengah dijalani saat ini. Jadi, harus punya kebanggaan terhadap profesi, karena hal ini akan menumbuhkan motivasi untuk selalu berbuat yang terbaik, maka harus mempedomani profesionalisme, loyalitas, dan bangga. Dalam membangun kehidupan bangsa ini kata Pangdam, tidak ada satu manusia pun yang mampu berbuat dan bertindak seperti Superman. Mengingat, Supermen hanya ada dalam cerita, tapi di era milenial seperti ini kebersamaan dan soliditas antara sesama prajurit dan antarinstitusi dituntut harus bersinergi. Tanpa soliditas tentu tidak akan bisa membangun sinergitas dengan semua pihak, sehingga siapapun harus bisa bersinergi dengan semua komponen bangsa. Kebersamaan antara yang dipimpin dan yang memimpin akan menjadi kekuatan besar untuk menyelesaikan semua persoalan. “Tunjukkan sebagai generasi milenial yang mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan NKRI. Saya titip kepada para orangtua dan keluarga, tolong ingatkan yang bersangkutan dan nasihati para prajurit kami untuk menjadi abdi negara yang terbaik bagi bangsa ini,” harap Pangdam. Kolonel Esy Suharto menambahkan, selama 5 bulan menjalani Dikmaba (mulai 2 Oktober 2018 sampai 18 Februari 2019) ratusan bintara muda ini mengkuti Dikmaba yang dibagi menjadi 2 gelombang. “Pertama, dasar prajurit selama 3 bulan dengan pembekalan materi ilmu pengetahuan umum, karakter dan mental. Kedua, selama 2 bulan semua bintara mengikuti dasar golongan dan harus digembleng serta diisi dengan materi taktik militer,” jelas Danrindam. Mengingat, para bintara ini disiapkan untuk menjadi komandan regu yang harus memiliki tanggung jawab dalam mengendalikan regunya yang terdiri dari 10 orang. Selanjutnya, diwajibkan untuk mengikuti kecabangan masing-masing selama 4 bulan. “Untuk yang Infanteri akan dibawa ke Pusat Dodik Latpur di Pulaki, Gerogak, Singaraja, Buleleng. Sedangkan, untuk kecabangan yang lain, seperti Kaveleri, Arhanud, dan Armed akan dikirim ke Bandung, agar kelak menjadi sosok prajurit yang profesional dalam bidang tugasnya dan memiliki loyaitas serta diperkuat dengan kemampuan jasmnai yang prima.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.