Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Parade Ogoh-ogoh Anak Usia Dini se-Kecamatan Mengwi

ogoh-ogoh paud
Bali Tribune / OGOH-OGOH PAUD - Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa selaku Bunda PAUD membuka secara resmi Parade Ogoh-Ogoh Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Mengwi Tahun 2025 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (20/3).

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa selaku Bunda PAUD membuka secara resmi Parade Ogoh-Ogoh Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Mengwi Tahun 2025. Acara diselenggarakan IGTKI Kecamatan Mengwi bekerjasama dengan PKG, K3 PAUD dan HIMPAUDI Kecamatan Mengwi, dilaksanakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (20/3).

Tampak dihadir Nyonya Yunita Alit Sucipta, Camat Mengwi, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, Kabid PAUD dan PNF Kabupaten Badung, Bunda PAUD Kecamatan Mengwi, Kepala Korwil Disdikpora Kecamatan Mengwi, Kepala Korwas Kecamatan Mengwi, Pengawas TK Se-Kecamatan Mengwi, Bapak/Ibu Guru se-Kecamatan Mengwi, dan Orang Tua Wali Murid.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa Parade Ogoh-Ogoh ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian seni dan budaya Bali beserta dengan nilai-nilai luhurnya. 

“Melalui Parade ini, anak-anak usia dini tidak hanya belajar mengenai kebudayaan Bali tetapi juga belajar tentang kerjasama, disiplin, dan keberanian tampil di depan umum,” jelasnya.

I Gusti Ngurah Panji Jaya Kusuma selaku Ketua Panitia Parade Ogoh-Ogoh Anak Usia Dini (PAUD) Se-Kecamatan Mengwi Tahun 2025 mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memberikan dukungan serta memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Moment ini menjadi kesempatan bagi lembaga pendidikan untuk memperkenalkan identitas budaya kita kepada anak-anak kita, serta sebagai fasilitator anak-anak untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki, “ ujarnya.

Parade Ogoh-ogoh Anak Usia Dini kali ini terbagi menjadi IV Gugus dengan total 35 Ogoh-ogoh. Gugus I terdiri dari 11 Ogoh-Ogoh, Gugus II terdiri dari 3 Ogoh-Ogoh, Gugus III terdiri dari 13 Ogoh-Ogoh, dan Gugus IV terdiri dari 8 Ogoh-Ogoh. 

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.