Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca vaksinasi Covid-19, Pelaku Pariwisata Masih Menunggu Keputusan Pemerintah

Bali Tribune / PROTOKOL KESEHATAN - Pelaku pariwisata Bali masih tetap menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat dan tanpa bosan menyiapkan segala protokol kesehatan yang diperlukan apabila nantinya industri ini dibuka untuk kalangan mancanegara.

balitribune.co.id | Denpasar – Meskipun pendistribusian vaksin Covid-19 tahap ketiga untuk di Pulau Bali sudah diterima beberapa waktu lalu melalui jalur udara, pemerintah belum memberikan tanda dibukanya pariwisata Bali untuk kunjungan internasional. Sebelumnya, pada awal Januari 2021 vaksin Covid-19 tahap pertama dan kedua telah tiba di Pulau Dewata. Pejabat Pemerintah Provinsi Bali termasuk Gubernur Bali pun telah disuntik vaksin Covid-19 beserta tenaga medis di kabupaten/kota di Bali.

Menyikapi hal tersebut, pelaku pariwisata Bali masih tetap menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat dan tanpa bosan menyiapkan segala protokol kesehatan yang diperlukan apabila nantinya industri ini dibuka untuk kalangan mancanegara. 

Salah seorang pelaku pariwisata di Bali, I Nyoman Sudirga Yusa beberapa waktu lalu mengatakan, diadakannya vaksinasi Covid-19 adalah kabar baik bagi semua pihak termasuk pelaku pariwisata. Pasalnya, vaksin merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kekebalan kelompok terhadap Virus Corona.

Ia yang juga CEO Pramana Experience (salah satu perusahaan manajemen hotel dan villa di Bali) menyatakan dengan mulai dilaksanakannya vaksinasi dibeberapa negara, akan menumbuhkan kepercayaan bagi semua orang untuk bisa bepergian dari satu tempat menuju tempat lainnya. 

"Namun perlu juga diantisipasi kebijakan dari semua negara untuk merancang kebijakan tentang penerimaan orang asing (luar) masuk menuju negara tujuan, atau kebalikan warganya menuju tempat lain," katanya.

Pemerintah diharapkan segera mungkin merancang strategi untuk mempercepat pemulihan baik untuk pariwisata dan perekonomian. Pihaknya sangat berharap dengan vaksinasi Covid-19 yang sudah berjalan ini mampu memberikan dampak positif untuk pemulihan pariwisata Bali.

General Manager The Sankara Resort, I Wayan Parka pun merespons positif dan mendukung pemerintah untuk pengadaan vaksin. Pendistribusian pun diharapkannya bisa berjalan dalam waktu cepat kepada masyarakat umum. "Semoga langkah ini akan bisa memicu kembali kepercayaan publik, khususnya di bidang pariwisata," ujarnya.

Bagi kalangan pelaku pariwisata, vaksinasi akan menjadi harapan karena menambah kepercayaan diri wisatawan untuk melakukan kegiatan wisata atau bepergian. "Mungkin nanti sertifikat sudah divaksin akan menjadi syarat orang untuk bisa travel dari satu negara ke negara lain," ungkapnya. 

Di Bali sendiri diharapkannya dengan digelarnya vaksinasi Covid-19 mampu mempercepat pemulihan pariwisata Bali. "Kita juga harapkan ada regulasi yang sama untuk semua negara bagaimana vaksinasi dihubungkan dengan kebijakan untuk travelling," ujarnya. 

Vaksinasi ini membawa harapan besar bagi masyarakat dunia agar bisa beraktivitas secara normal kembali. Setelah selama satu tahun hidup berdampingan dengan Covid-19 yang dibalut berbagai kecemasan dan kekhawatiran tertular maupun menularkan ke orang lain. Sehingga memilih berada di dalam rumah dan membatasi aktivitas sosial yang berdampak pada turunnya perekonomian global.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Tinjau Pura Luhur Pekiyisan yang Hancur Tertimpa Pohon

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, meninjau langsung kondisi Pura Luhur Beji Pekiyisan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, yang hancur akibat tertimpa pohon tumbang pada Minggu (17/5/2026). Peninjauan ini difokuskan untuk memantau kerusakan bangunan pura kahyangan jagat tersebut sekaligus memastikan kelancaran persiapan menjelang pujawali pada Hari Raya Kuningan mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Disnaker dan Imigrasi Perketat Pengawasan PMI Ilegal

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama Kantor Imigrasi dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) terus memperkuat pengawasan untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan keberangkatan pekerja migran ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.