Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pascakasus Rabies Meninggal Dunia, Warga Desa Ban Lakukan Eleminasi Selektif

Bali Tribune / VAKSINANSI - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem melakukan vaksinasi rabies

balitribune.co.id | Amlapura - Pascaadanya korban meninggal dunia akibat Rabies di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, Senin (10/7) melakukan eliminasi selektif terhadap anjing liar dan diliarkan oleh masyarakat di desa tersebut.

Selain eliminasi anjing liar dan diliarkan pemiliknya, Tim Vaksinator lapangan juga dikerahkan untuk melakukan vaksinasi anjing yang telah diikat oleh pemiliknya. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, kepada Bali Tribune menyampaikan, pihaknya telah mencari tau baghhaimana sebanarnya ikhwal anak berusia 8 Tahun yang digigit anjing hingga meninggal terindikasi Rabies.

“Kami sudah turun langsung ke Desa Ban. Nah diketahui jika korban digigit anjing peliharaannya sekitar dua bulan lalu. Cuman korban tidak menyampaikan ke kakek atau keluarganya jika tergigit anjing sehingga tidak mendapatkan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR),” ungkapnya.

Di tempat korban tinggal ada memelihara anjing yang telah divaksin. Nah anjing tersebut kemudian punya anak empat ekor. Anak anjing itulah yang menggigit korban. Usai menggigit satu persatu anak anjing itu mati, “Induknya memang sudah divaksin menurut keterangan Kawil yang juga keluarga korban, namun anak anjingnya yang belum di vaksin. Usai menggigit satu persatu anak anjing itu mati, dan tidak diketahui secara pasti kapan anak anjing itu mati,” beber Siki Ngurah.

Yang sangat disayangkan, korban yang tergigit anjing juga tidak melapor atau memberitau keluarganya, sehingga tidak mendapatkan suntikan vaksin atau serum anti rabies, sebelum akhirnya muncul gejala seperti terserang  rabies pada korban, yakni Phobia Air dan Sinar. Korban sempat dirawat di RSUD Karangasem namun akhirnya meninggal dunia.

Pascakejadian tersebut, Perbekel, Kawil, Klian Adat dan warga di Desa Ban mengusulkan kepada pemerintah agar diakukan Eliminasi terhadap anjing liar dan diliarkan oleh pemiliknya. Karena ada permintaan, Dinas Pertanian Karangasem berkoordinasi dengan Pemerintah Provinasi untuk kemudian melakukan eliminasi anjing secara selektif di desa tersebut.

“Jadi eliminasi yang kita lalukan itu didampingi oleh Kawil, Perbekel, dan Klian Adat. Jadi mereka bersama warga yang menunjukan kepada kita anjing mana yang akan dieliminasi. Sebelumnya mereka sempat melakukan eliminasi sendiri-sendiri dengan cara menembak anjing mereka. Itu tidak efektif sehingga kita lakukan eliminasi secara selektif,” lugasnya sembari menyebutkan  hingga saat ini, jumlah kasus gigitan anjing mencapai 784 laporan hingga awal Juli ini. Dari total jumlah gigitan anjing tersebut, 62 kasus gigitan anjing positif rabies.

wartawan
AGS
Category

Sinkronisasi Kinerja 2026 Langkah Strategis Pemkab Tabanan Akselerasi Visi AUM

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tabanan (BKPSDM) melaksanakan kegiatan Desk Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, Selasa (24/2/2026) hingga Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bimtek Evidence 2026, Langkah Nyata Pemkab Tabanan Hadirkan Layanan Unggul dan Inklusif

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat kualitas tata kelola pelayanan kepada masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknis Pemenuhan Evidence Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Setda Kabupaten Tabanan tersebut berlangsung pada Selasa (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Penculikan WNA Ukraina, 4 Orang Terduga Pelaku Kabur ke Luar Negeri

balitribune.co.id I Denpasar -  Polda Bali saat ini tengah memburu pelaku penculikan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK. Polda Bali mengindentifikasi ada enam terduga pelaku. Sayangnya, empat terduga pelaku disebutkan telah melarikan diri ke luar negeri melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kejar Pelaporan SPT, KPP Se-Bali Layani Wajib Pajak di Hari Libur

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025, seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Penyuluhan, Pelayanan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di wilayah Bali membuka layanan pada akhir pekan. Kebijakan ini diumumkan oleh Kepala Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Bali, Darmawan, dalam keterangan resminya di Denpasar, Jumat (27/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.