Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PDAM Macet, Sejumlah Warga Milih Membeli

NUNGGU - Warga Dusun Tambahan menunggu giliran dapat suplai air bersih dari PDAM Bangli.

BALI TRIBUNE - Hancurnya jaringan pipa PDAM akibat diterjang banjir bandang pekan lalu,mengakibatkan pasokan air bagi konsumen di Dusun Tambahan, Desa Jehem Tembuku mati total. Pasca-air tidak mengalir, pihak PDAM Bangli memberikan pelayanan air bersih lewat mobil tangki.Walaupun demikian, tidak sedikit warga membeli air bersih lewat penjual air.  “Walaupun ada mobil tangki yang membawa air, karena harus antre dan kadang jerigen belum penuh terisi air mobil tanki sudah lari, makanya saya memilih membeli air di pejual air,” ungkap warga Dusun Tambahan Bakas, Ibu Dewa, Selasa (3/7). Menurutnya setelah air tidak mengalir, dalam sehari bisa 8-10 tangki air dibagikan kepada masyarat di lima dusun, yakni Tambahan Bakas, Tambahan Tengah, Tambahan Kelod, Pembungan Dan Pasekan. Karena yang membutuhkan air banyak maka kadang baru beberapa menit berhenti mobil tangki langsung pergi. Harga air mencapai Rp 100 ribu per 1.000 liter. Hal senada diungkapkan warga lain. Karena pendistribusian air bersih dilakukan saat jam kantor, maka praktis tidak kebagian air. “Jam pendistribusian saat jam kantor sehingga praktis  tidak mendapat pelayanan, untuk mendapatkan air terpaksa mencari ke sungai,” ujar anggota Polri ini. Terpisah, Direktur PDAM Bangli, I Wayan Gde Yuliawan Askara ditemui saat pendistribusian air mengatakan pascatuntasnya perbaikan jaringan pipa transmisi yang tertimpa longsor dua pekan lalu di Dusun Cingang, maka untuk pendistribusian air lewat mobil tangki kini difokuskan untuk Dusun Tambahan.  “Sebelumnya untuk pendistribusian air kita bagi ada untuk menyuplai air bagi pelanggan di seputran Kota Bangli dan Dusun Tambahan setelah perbaikan pipa kelar dan air untuk wilayah Kota Bangli kembali normal, maka pendistribusian air sekarang kami  fokuskan ke Dusun Tambahan,” ujarnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.