Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PDIP Bali Gelar Utsawa Widya Tarka Susastra Bali

Bali Tribune/ Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster.


balitribune.co.id | Denpasar  - Memperingati Bulan Bung Karno, DPD PDI Perjuangan menggelar final Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widya Tarka) Susastra Bali Tahun 2021, pertama kali di Bali. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian DPD PDI Perjuangan Bali dalam pelestarian adat dan budaya Bali. 
 
Ketua Panitia Lomba, Dr I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedastra Suyasa SE MM menjelaskan Lomba Cerdas Cermat merupakan bentuk implementasi visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” serta implementasi Perda Bali Nomor 1 Tahun 2018 dan Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018.
 
Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widya Tarka) Susastra Bali Tahun 2021, bertujuan meningkatkan literasi generasi muda krama Bali dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, berkualitas dan berintegritas serta bermutu, profesional dan bermoral, serta memiliki jati diri kokoh berbasis nilai kearifan lokal Bali yang dikandung dalam bahasa, aksara, dan sastra Bali.
 
"Digelarnya lomba Bahasa Bali, sebagai bahasa daerah yang bertumbuh kembang dalam kehidupan masyarakat Bali berkedudukan sebagai kekayaan budaya nasional yang harus dihormati dan dipelihara keberadaannya," paparnya, Senin (14/6/2021) di sela-sela lomba.
 
Ayu Diah memaparkan, pada dasarnya bahasa Bali memiliki fungsi integral sebagai lambang kebanggaan dan identitas suku Bali menjadi alat komunikasi dan ekspresi keluarga suku Bali serta pendukung kebudayaan Bali dan agama Hindu. Bahasa Bali memiliki kekuatan mistik primordial dalam segala macam ritual dan praktik religius di Bali. Penggunaan bahasa Bali dalam sebuah ritual verbal adalah untuk mengukuhkan makna tradisional dan menjamin adanya kohesi kultural. 
 
Akan tetapi, kohesi kultural yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui bahasa Bali semakin memudar, bahkan rapuh, karena terjadi pergeseran sikap bahasa dan sikap budaya masyarakat Bali, baik yang diakibatkan oleh desakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara maupun bahasa asing dan budaya global. 
 
"Karena itu, Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widya Tarka) Susastra Bali Tahun 2021 merupakan langkah strategis serta bentuk kepedulian PDI Perjuangan dalam mengantisipasi dinamika perubahan masyarakat Bali yang berdampak pada eksistensi bahasa, aksara, sastra Bali, serta sekaligus mengembalikan Bali sebagai pusat peradaban dunia/Bali Padma Bhuwana," ungkapnya.
 
Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widya Tarka) Susastra Bali Tahun 2021 diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari kabupaten/kota (DPC) hingga provinsi (DPD) yang diikuti oleh peserta siswa/siswi SD, SMP, dan SMA/SMK masing-masing 9 regu. Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widya Tarka) Susastra Bali Tahun 2021 di tingkat kabupaten/kota telah dilaksanakan secara serentak pada tanggal 4—5 Juni 2021. Juara I Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widya Tarka) Susastra Bali Tahun 2021 Kabupaten/Kota menjadi duta kabupaten/kota pada Lomba Cerdas Cermat Susastra Bali Tahun 2021 di tingkat provinsi yang dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 14 Juni 2021. 
 
"Lomba Cerdas Cermat (Utsawa Widyatarka) Susastra Bali Tahun 2021 akan menetapkan Pemenang I, II, III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III dan akan diberikan piagam, piala serta hadiah berupa uang pembinaan," ucap Ayu Diah.
 
Sementara itu Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster yang hadir dalam kesempatan ini menyampaikan, jika dirinya sebelumnya dengan seksama mengikuti babak penyisihan dari awal hingga akhir dari ruang kerjanya bersama tim.
 
“Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan PDI Perjuangan Provinsi Bali sebagai bentuk implementasi visi pembangunan pemerintah Bali di Bali Era Baru,” sebut Wayan Koster yang juga Gubernur Bali, seraya menambahkan, kegiatan ini juga upaya memperkuat adat istiadat, agama, seni budaya dan kearifan lokal Bali. 
wartawan
ARW
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.