Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pecahkan Rekor Jumlah Peserta, Makepung Makin Mengeliat

makepung
Bali Tribune / MAKIN KUAT - Kendati dihadapkan pada berbagai tantangan kemajuan zaman, animo masyarakat untuk melestarikan tradisi makepung kini semakin kuat

balitribune.co.id | Negara - Di tengah gempuran era globalisasi yang serba cepat, tradisi Makepung, balap kerbau khas Jembrana, justru menunjukkan geliat yang luar biasa. Terbukti jumlah peserta terus meningkat setiap event makepung.  

Seperti saat event tahunan Makepung Kapolda CUP 2025 yang digelar di Sirkuit All In One, Desa Pengambengan, Minggu (29/6/2025). Antusiasme yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa Makepung bukan hanya sekadar balap kerbau. Warisan tradisi budaya lokal ini menjadi representasi identitas budaya Jembrana yang kuat, simbol kebersamaan, kerja keras, dan sportivitas. 

Di tengah derasnya arus modernisasi, tradisi Makepung berdiri kokoh, menjadi bukti bahwa kekayaan budaya lokal memiliki daya tahan dan daya tarik abadi.

Kendati dihadapkan pada kuatnya arus globalisasi, namun sekha makepung tetap mempertahankan eksistensinya. Sebanyak 250 pasang kerbau terbagi dalam regu Ijo Gading Barat dan Ijo Gading Timur, memecahkan rekor partisipasi Makepung Kapolda CUP tahun sebelumnya yang hanya 230 pasang. Peningkatan signifikan ini menandakan tingginya minat, animo, dan kecintaan masyarakat Jembrana terhadap Makepung.

Sebagai salah satu warisan budaya dari para pendahulu, pelestarian makepung mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk pihak kepolisian. Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya bahkan berharap event Makepung Kapolda Cup ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. Menurutnya makepung memiliki filosofi sebagai ungkapan rasa syukur petani atas hasil panen padi yang melimpah.

Kapolda pun menekankan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi masyarakat agraris ini harus selalu menjadi spirit dalam kehidupan bermasyarakat di era modern ini. 

"Kita tahu bahwa makepung adalah salah satu budaya lokal yang tentu harus kita lestarikan. Selain itu, nilai-nilai yang kita bisa dapatkan, yaitu nilai kebersamaan, gotong royong, sportivitas dan tentunya menjaga bahwa budaya ini harus terus kita lestarikan," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan atraksi makepung memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata. Dengan keunikan dan ciri khasnya yang tiada duanya, makepung disebutnya dapat memajukan sektor lainnya. 

"Dharapkan Makepung dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor pembangunan lainnya, seperti sektor pertanian dan peternakan khususnya pelestarian kerbau," ujarnya.

Pihaknya tak menampik bahwa melestarikan tradisi Makepung agar dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat bukanlah hal yang mudah, terlebih di era globalisasi dewasa ini. Era ini membawa perubahan serba cepat dan persaingan di segala bidang, yang kerap mengikis tradisi lokal. Keyakinan ini diperkuat dengan fakta bahwa jumlah sekha (kelompok) Makepung dari tahun ke tahun terus bertambah.

Peningkatan jumlah sekha makepung ini disebutnya menjadi bukti konkret semangat pelestarian warisan tradisi budaya yang nyata di tengah-tengah masyarakat. 

"Kami berkeyakinan dengan dilandasi semangat makepung yang di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, sportivitas, kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi, niscaya kita akan mampu menjaga dan melestarikan tradisi budaya ini," tandasnya.

Dari tiga kategori yakni kelas besar, menengah, dan kecil, Sekha Makepung Ijogading Barat yang tampil dominan selain berhasil menduduki posisi juara pertama dan mendapatkan hadiah Rp 10 juta sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Kapolda Cup 2025 sebagai juara umum, juga menduduki posisi juara ketiga dan berhak atas hadiah Rp 6 juta. Sedangkan Sekha Makepung Ijogading Timur berada di posisi kedua dan mendapat hadiah Rp 6 juta.

wartawan
PAM
Category

Jadi Ketua IMI Bali, DUIN Kawasaki Yakin Usrox Mampu Bawa Otomotif Bali Lebih Bersinar

balitribune.co.id | Denpasar  – Atmosfer otomotif di Pulau Dewata kian hangat menjelang pelantikan resmi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali. Support dan harapan besar mengalir deras dari komunitas hingga pelaku industri, salah satunya dari DUIN Kawasaki selaku main dealer Kawasaki wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

AHM Best Student 2026 Regional Bali, Siswi Tabanan Juara 1 Lewat Olahan Limbah Kulit Pisang

balitribune.co.id | Denpasar – Kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan mengantarkan Ni Putu Issabel Kirana Selena Devi, siswi SMAN 1 Tabanan, meraih Juara 1 AHM Best Student (AHMBS) 2026 tingkat regional Bali. Melalui inovasi olahan limbah kulit pisang menjadi abon nabati bernama Biu-Zy, Issabel sukses menjadi yang terbaik dan berhak mewakili Astra Motor Bali ke ajang AHMBS 2026 tingkat nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Tinggalkan Sistem Manual, DPRD Bangli Terapkan Inovasi Berbasis Elektronik 

balitribune.co.id | Bangli - Sebanyak enam pejabat eselon IIB di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli resmi meluncurkan proyek perubahan sebagai bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026. Acara peluncuran tersebut berlangsung di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Kamis (17/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.