Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pecalang Jadi Tersangka, Krama 'Gerudug' Polsek Ubud

Bali Tribune/Krama dan pemuda Banjar Demayu Batuh, Desa Singakerta, Ubud mendatangi Mapolsek Ubud, Senin (1/4).

balitribune.co.id | GianyarPuluhan krama Banjar Demayu Batuh, Desa Singakerta, Ubud mendatangi Mapolsek Ubud, Senin (1/4). Dengan  mengenakan pakaian adat madya, krama menunjukkan solidaritasnya dan meminta  penjelasan atas status tersangka yang dialamatkan kepada pecalang di desa setempat, I Komang Suaba (40) dan warganya, Ida Bagus Adi Windu Sara (21) atas kasus penganiayaan terhadap anggota Brimob Polda Bali.

Sekitar Pukul 08.00 Wita,  karma Banjar Demayu Tewel, Desa Singakerta, sudah memadti halam Mapolsek Ubud. Dengan pakaian Adat, krama menunjukan aksi damai sebagai wujud solidatitas  terhadap pecalang dan warganya yang jadi tersangka  atas dugaan kasus penganiayaan terjadap MS, anggota Brimob Polda Bali pada malam pengerupukan, Kamis (7/3) pukul 02.30 Wita. “ Kami datang kesini meminta kejelasan hingga pecalang dan warga kami dijadikan tersangka,” ungkap salah satu warga, Ida Bagus Made Adnyana.

Disebutkan, krma sangat menyayangkan dengan status tersangka yang diberikan aparat penyidik Polsek Ubud  terhadap warganya, IB Adi Windu Sara dan pecalangnya, I Komang Suab. “ Gus Adi merupakan korban dalam kasus ini, sementara Komang Suaba sebagai pecalang, saat itu bertindak melerai perkelahian,” herannya.

Diungkapkan jika  kasus ini terjadi usai malam Pengerupukan, Kamis (7/3) pukul 02.30 Wita. Saat itu, pihak pelapor, MS, yang berstatus sebagai anggota Brimob Polda Bali, yang mengenakan pakaian biasa berjalan-jalan di kawasan Demayu Batuh. Saat seorang pemuda Demayu Batuh, Kadek Adi hendak pulang ke rumahnya, ia dicegat oleh MS. Melihat hal tersebut, Gus Adi dan sejumlah pemuda lainnya mendekati. Namun, kata Gus Adnyana, MS justru memukul kepala Gus Adi. Diduga MS memukul menggunakan benda keras, sehingga Gus Adi mengalami luka jaritan luar dalam.

Sejak kejadian tersebut, krama Banjar Demayu Batuh melaporkan tindakan MS ke Mapolda Bali. Sementara MS melaporkan ke Mapolsek Ubud. Namun mereka terkejut, lantaran penyidikan di Mapolsek Ubud telah menetapkan tersangka. Sementara di Polda Bali masih pemeriksaan saksi.

Atas kondisi ini, diakuinya akan mempengaruhi pisikis  pecalang setempat. Sebagaimana pengakuan seorang pecalang lainnya, I Wayan Atmaja, penetapan rekannya menjadi tersangka, membuat dirinya ketakutan menjalankan tugas menjadi pecalang. “ Kalau melerai  jadi tersangka, lebiah saya pamit ngayah pecalang,” sesalnya.

Sementara Kapolsek Ubud, Kompol Nyoman Nuryana mengatakan, kedua orang tersebut dijerat pasal 170 KUHP tentang tidak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang di muka umum. Penetapan tersangka ini telah sesuai hukum berlaku. Mulai dari melakukan upaya pendekatan persuasif. Namun karena tak membuahkan hasil, dilanjutkan ke proses penyelidikan. Dari hasil interogasi saksi-saksi, kata dia, dialkukan penyelidikan resmi. Setelah pemeriksaan saksi, pihaknya pun melakukan gelar perkara. Hasilnya, semua unsur pimpinan sepakat menetapkan keduanya sebagai tersangka. 

wartawan
Nyoman Astana

Alat Berat Mogok Gara-Gara Pertadex Langka, Truk Sampah Antre Panjang Depan TPA Mandung

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional alat berat di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, berhenti total hingga mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah mengantre panjang sejak Selasa (21/4/2026) siang. Berhentinya dua unit alat berat tersebut dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex (Pertadex) yang membuat proses perataan sampah di lokasi tidak bisa terlaksana.

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Tutup Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Utara

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, bertempat di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ipda Haris Budiyono Adukan Dua Media ke Dewan Pers

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Odja, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Ipda Haris Budiyono yang mengadukan dua media siber ke Dewan Pers. Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan yang sangat tepat dan konstitusional bagi siapa pun yang merasa dirugikan oleh pemberitaan pers.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.