Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pegadaian Praya Salurkan Bantuan Material Pembangunan Ruang Kelas dan Edukasi Investasi Emas

pegadaian
Bali Tribune / BANTUAN - PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya menyalurkan bantuan material bangunan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat

balitribune.co.id | Praya - PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Pegadaian menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Cabang PT Pegadaian (Persero) Kantor Cabang Praya, Gunaji Agus Wibowo, bersama jajaran karyawan. Kehadiran Pegadaian disambut hangat oleh pihak yayasan, guru, serta para wali murid yang berharap pembangunan ruang kelas baru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi para siswa.

Gunaji Agus Wibowo mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu pilar utama program TJSL Pegadaian. "Sebagai perusahaan, Pegadaian tidak hanya berorientasi pada layanan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami berharap bantuan material ini dapat mempercepat pembangunan ruang kelas sehingga anak-anak dapat belajar dengan fasilitas yang lebih baik," ujarnya dalam siaran persnya, Senin (29/6).

Ia menambahkan, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi penerus berkualitas dan mampu bersaing di masa depan. Selain menyerahkan bantuan, tim Pegadaian juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada para wali murid mengenai pentingnya literasi keuangan dan investasi sejak dini. Dalam sesi sosialisasi tersebut, Pegadaian memperkenalkan berbagai produk unggulan, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga Arisan Emas yang dapat menjadi solusi masyarakat dalam merencanakan keuangan secara aman dan terjangkau.

Antusiasme para wali murid terlihat tinggi. Mereka aktif berdiskusi mengenai manfaat investasi emas sebagai instrumen yang relatif stabil untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan di masa depan, mulai dari biaya pendidikan anak hingga kebutuhan lainnya.

Menurut Gunaji, peningkatan literasi keuangan merupakan bagian penting dari upaya Pegadaian Praya dalam mendorong masyarakat agar semakin bijak dalam mengelola keuangan, khususnya di wilayah Lombok Tengah.

"Melalui edukasi ini kami ingin masyarakat memahami bahwa investasi tidak harus menunggu memiliki dana besar. Dengan produk Pegadaian, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas secara bertahap sesuai kemampuan sehingga dapat membantu mewujudkan berbagai rencana keuangan di masa depan," jelasnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Edy Purwanto, mengatakan, kegiatan TJSL merupakan komitmen nyata Pegadaian dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. "Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Melalui program TJSL, Pegadaian ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," ujar Edy Purwanto.

Ia menambahkan, Pegadaian akan terus memperkuat sinergi antara program sosial dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai investasi emas menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk merencanakan masa depan secara lebih bijak. "Melalui produk-produk Pegadaian, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mudah mengakses layanan keuangan yang aman, inklusif, dan mampu membantu mewujudkan berbagai tujuan finansial, termasuk mempersiapkan biaya pendidikan anak," tutupnya.

Pegadaian berharap sinergi antara program sosial di bidang pendidikan dan edukasi literasi keuangan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui berbagai program TJSL, Pegadaian akan terus hadir memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat.

wartawan
YUE
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.