Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembinaan Konsulat Asing di Bali, Sinergi Pemerintah dan Polda Bali Menjaga Kamtibmas

konsulat
Bali Tribune / PEMBINAAN - memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian Daerah Bali, dan perwakilan konsulat negara-negara sahabat, digelar kegiatan “Pembinaan Komunitas Konsulat Asing” di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (31/10)

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian Daerah Bali, dan perwakilan konsulat negara-negara sahabat, digelar kegiatan “Pembinaan Komunitas Konsulat Asing” di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (31/10) pagi.

Kegiatan ini mengusung tema “Peran Polda Bali dan Pemerintah Provinsi Bali dalam Pengawasan serta Perlindungan Warga Negara Asing di Bali dalam Rangka Menjaga Stabilitas Keamanan Guna Mendukung Program Pariwisata Berkualitas Provinsi Bali.”

Acara dibuka secara resmi oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan tokoh penting, antara lain, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, mewakili Pangdam IX/Udayana), Wakapolda Bali Brigjen Pol. Komang Sandiarsa, S.I.K., M.H., Perwakilan Kanwil Imigrasi Bali, PHRI Provinsi Bali, serta jajaran Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemprov Bali.

Turut hadir pula perwakilan 24 konsulat negara sahabat dari total 32 konsulat yang ada di Bali, di antaranya Amerika Serikat, Australia, China, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Spanyol, Thailand.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Polda Bali karena dipandang perlu untuk berkoordinasi terkait banyaknya Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam tindak pidana yang terjadi di Bali.

Kapolda Bali mengatakan bahwa  Keamanan situasi Kamtibmas Adalah Kunci Pariwisata Berkualitas yang bisa membuat para wisatawan domestik maupun internasional merasa nyaman dan aman

Dalam sambutannya, Kapolda Bali menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Konsulat Jenderal dan perwakilan negara sahabat. Beliau menegaskan komitmen Polda Bali dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya bagi wisatawan dan warga negara asing yang berada di Pulau Dewata.

"Bali adalah destinasi dunia. Keamanan adalah tanggung jawab kami bersama agar pariwisata tetap berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujar Irjen. Pol. Daniel Adityajaya.

Kapolda juga menyinggung sejumlah kasus menonjol yang melibatkan WNA di Bali seperti penyelundupan narkotika, investasi fiktif, hingga tindak kejahatan siber harus sama sama kita pantau dan Polda Bali akan menindak tegas segala bentuk Pelanggaran hukum yang ada di wilayah hukum Polda Bali.

Kapolda Bali juga mengungkapkan bahwa akan terus memperkuat pengawasan dan bekerja sama dengan pihak imigrasi serta konsulat untuk menekan angka pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing.

Dalam kesempatan itu Karo Ops Polda Bali Juga menyampaikan paparannya terkait situasi di  wilayah hukum Polda Bali yaitu selama tahun 2025  terdapat Sebanyak 236 WNA telah dideportasi oleh pihak Imigrasi, terbanyak berasal dari Rusia, AS, Australia, Ukraina, dan India.

Polda Bali juga menemukan sejumlah pelanggaran administrasi keimigrasian dalam operasi yustisi di villa dan hotel yang dilakukan oleh Warga Negara Asing.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Kapolda Bali dan para perwakilan konsulat. Beberapa isu yang mengemuka antara lain:

Konsulat Korea Selatan menyoroti tindak kejahatan lintas negara seperti penipuan dan eksploitasi yang terjadi kepada WNA maupun yang dilakukan oleh WNA, serta mengusulkan peningkatan kerja sama penegakan hukum.

Kapolda Bali menanggapi seluruh pertanyaan dengan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepolisian terhadap warga negara asing, serta memperkuat kolaborasi dengan semua pihak, termasuk konsulat dan lembaga pemerintahan daerah untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada di Bali

Menutup kegiatan, Kapolda Bali menegaskan bahwa pertemuan ini akan menjadi agenda rutin antara Polda Bali, Pemerintah Provinsi Bali, dan komunitas konsulat asing.

“Pertemuan seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang kuat dan menciptakan keamanan berkelanjutan di Bali. Kami siap menerima masukan dari seluruh pihak demi menjaga Bali tetap aman, damai, dan berdaya saing di dunia pariwisata internasional,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolda Bali, jajaran pejabat utama Polda Bali, para konsulat jenderal negara sahabat, dan para tamu undangan dari berbagai instansi.

wartawan
RAY
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.