Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemprov Bali Raih 6 Kali Opini WTP, Dewan: Bukan Jaminan, Masih Ada Kadis Jadi Tersangka

Bali Tribune/ Gede Kusuma Putra
balitribune.co.id | Denpasar - DPRD Provinsi Bali mengapresiasi Pemprov Bali yang mampu mempertahankan penilaian atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-Rl terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2018 yang diterima pada Rapat Paripurna tanggal 28 Mei 2019 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 
 
Ini merupakan WTP keenam kalinya berturut-turut yang diperoleh Pemprov Bali. Bagi DPRD Provinsi Bali, ini sekaligus merupakan prestasi dan kerja keras Pemprov Bali dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing. 
 
Apresiasi sebagaimana disampaikan Koordinator Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018 DPRD Provinsi Bali Gede Kusuma Putra, saat membacakan Rekomendasi DPRD Provinsi Bali pada forum Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Rabu (17/7). Meski mengapresiasi, namun dewan tetap memberikan catatan. 
 
Kusuma Putra bahkan mengingatkan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir dari pengelolaan dan penanggungjawaban keuangan daerah. Hal ini karena opini WTP tidaklah menjamin bahwa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah bebas dari penyimpangan. Di samping itu, opini WTP juga tidak menjamin pemerintah daerah telah memberikan kinerja terbaiknya guna pemberian pelayanan yang optimal dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat. 
 
"Bukti telah kita alami beberapa tahun lalu, opini WTP diterima tetapi salah satu Kadis jadi tersangka," ujar Kusuma Putra, yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali.
 
Karena itu, Kusuma Putra mengingatkan semua pihak agar dalam menjalankan tugas masing-masing senantiasa berada dalam koridor yang dibenarkan oleh aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jangan sampai ada yang "mengangkangi" regulasi. 
 
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali itu menambahkan, ketika berbicara tentang APBD maka sesungguhnya erat kaitannya dengan kinerja pemerintah. Setiap APBD, kata dia, di dalamnya memuat rencana atau target-target capaian yang dalam implementasinya diikuti oleh realisasi dan capaian-capaian yang sesungguhnya.
 
"Membandingkan rencana dengan realisasinya dalam tahun tertentu atau kurun waktu tertentu adalah rumusan sederhana dan dianggap tepat guna mengukur, menilai kinerja, sebuah entitas, apakah itu sebuah perusahaan, organisasi, atau pemerintahan," tegas Kusuma Putra. 
 
Selanjutnya mencermati kinerja Pemprov Bali dengan memperhatikan APBD dari tahun ke tahun hingga saat ini, secara umum DPRD Provinsi Bali memberikan apresiasi. Apalagi APBD Provinsi Bali dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan besarannya, di samping didalamnya didesain ada beberapa program-program unggulan yang sangat dirasakan manfaatnya oieh masyarakat. 
 
"Meningkatnya besaran APBD setiap tahun, merupakan salah satu cerminan bertumbuh kembangnya proses pembangunan yang ada di masyarakat, baik yang dampaknya secara langsung maupun tidak langsung," pungkas politikus PDIP asal Buleleng itu. (u)
wartawan
San Edison
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.