Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringatan Gandhi Jayanti Ke-151 di Ashram Gandhi Puri Klungkung

Bali Tribune / Peringatan Gandhi Jayanti Ke-151di Ashram Gandhi Puri Klungkung (2/10)

balitribune.co.id | Semarapura - Perayaan Gandhi Jayanti tahun ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan yang dihelat pada Jumat, 2 Oktober 2020 memberikan kesan spesial bagi Shantisena Ashram Gandhi Puri karena perayaan tersebut bersamaan dengan peresmian Rshi Kirti Yogi Garden (kebun ketahanan pangan buat 45 warga Ashram) sekaligus menanam 151 bibit buah langka oleh Konsul Jenderal India HE Prakash Chand dan Direktur Svami Vivekananda Culture Centre Mr. Manohar Puri di Yoga Centre Ashram dengan area kebun yang cukup luas serta penyerahan sertifikat TTC Yoga 200 jam dimana selama 15 hari  Para shantisena diberikan life skill Yoga dan healing yang diberikan langsung oleh Guru senior Yogmantra Bali.

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal India HE Prakash Chand mengatakan, “dimasa pandemi covid-19, hubungan Indonesia dan India lewat Pariwisata akan terbuka semakin erat dengan langkah-langkah riil yang telah dilakukan Ida Rshi Putra Manuaba. Anugerah Padma Shree Award yang disematkan kepada Ida Rshi Putra Manuaba oleh pemerintah India tentunya menjadikan jembatan komunikasi yang efektif bagi generasi muda kedua negara di bidang sosial, budaya dan pendidikan.” HE Prakash Chand menyambut positif Rshikirti Yogi Garden yg dikembangkan di Ashram Gandhi Puri Sevagram

Kegiatan yang berlangsung di Ashram Gandhi Puri Desa Paksebali, Klungkung ini bertujuan mengenang kembali sosok penegak Ahimsa dunia yang menginspirasi kehidupan bermasyarakat di zaman globalisasi saat ini. Sekaligus memasyarakatkan kembali sosok Gandhi dengan prinsip-prinsip yang dianutnya sehingga masyarakat paham dan mampu menerapkan prinsip tersebut guna tercapainya masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera.

 

Ada 11 prinsip yang dimuat dalam buku yang berjudul Mahatma Gandhi diantaranya Ahimsa (tanpa kekerasan), Satya (kejujuran), Asteya (tidak menginginkan hak orang lain), Brahmacarya (kesucian), Asanggraha (ketidak terikatan), Sarirasrama (kerja keras), Asvada (penguasaan indria), Sarwatra bhayawarjana (ketidak takutan), Sarwa Dharma Samanatva (menghargai segala keyakinan), Svadesi (percaya diri), Sparsabhavana (ego). Dari 11 prinsip Gandhi, satu yang paling terkenal yaitu Ahimsa sehingga Gandhi akrab disapa  Bapak Ahimsa Dunia.

Founder dan Owner Yogmantra Bali Mr. Anthoni dan Mrs. Prakna pun turut serta memeriahkan acara yang yang berlangsung Jumat sore itu. Yogmantra sendiri rutin memberikan beasiswa tetap setiap 3 bulan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang sehingga setiap tahunnya akan terlahir 120-150 Guru Yoga yang siap untuk Memasyarakatkan yoga dan MeYogakan Masyarakat.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar karena dengan kegiatan yang berskala International secara langsung memperkenalkan potensi wilayahnya. “Semoga kegiatan positif seperti ini dapat berlangsung secara berkala dan berkelanjutan,” cetus salah seorang masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.

 

Shantisena Ashram Gandhi Puri mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Yogmantra Bali yang telah berkenan memberikan kesempatan yang sangat luar biasa untuk bisa memperdalam yoga yang dibimbing langsung oleh guru profesianal dan berpengalaman dibidang yoga sehingga nantinya kami bisa berbagi sehat dengan orang-orang disekeliling kami. Seluruh kegiatan ini dapat berlangsung berkat kesempatan dan motivasi serta fasilitas yang disediakan oleh Ida Rsi Putra Manuaba. Terimakasih kami sampaikan yang sebesar-besarnya akan kesempatan yang mungkin tidak akan kami dapatkan ditempat lain. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi kami dan masyarakat lainnya. Sekaligus menguatkan hubungan Indonesia India dimana Kami berfokus dengan Astakamala Project menyongsong 25 th Ashram Gandhi Puri.

wartawan
Redaksi

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.