Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perkuat Hubungan Nusantara-India, Ida Rsi Putra Manuaba Bicara Ekologi Budaya di University of Delhi

pembicara
Bali Tribune / Ida Rsi Putra Manuaba sebagai pembicara tamu (guest speaker) di Sir Shankar Lal Concert Hall, University of Delhi

balitribune.co.id | Jakarta - Sebuah forum akademik bergengsi bertajuk “Culture, Climate, and History: Lessons from Vishal Bharat” sukses diselenggarakan pada 27–28 Maret 2026. Bertempat di Sir Shankar Lal Concert Hall, University of Delhi, konferensi ini mempertemukan para pakar lintas negara untuk membedah keterkaitan mendalam antara sejarah, budaya, dan keberlanjutan lingkungan.

Fokus utama diskusi ini adalah eksplorasi warisan budaya-ekologis yang membentang dari Iran hingga Asia Selatan dan Asia Tenggara (Nusantara). Kawasan ini dipandang sebagai satu kesatuan peradaban yang secara historis memiliki keterhubungan kuat dalam menjaga keseimbangan alam.

Perspektif Nusantara di Panggung Dunia

Salah satu sorotan dalam konferensi ini adalah kehadiran Ida Rsi Putra Manuaba (Padmashri Agus Indra Udayana), tokoh spiritual dan penggerak sosial asal Bali, Indonesia. Hadir sebagai pembicara tamu (guest speaker), beliau memberikan perspektif unik mengenai bagaimana nilai-nilai tradisional Bali dan Nusantara dapat menjawab tantangan disrupsi sosial-budaya serta krisis iklim saat ini.

Dalam refleksinya, Ida Rsi Putra Manuaba menekankan pentingnya mempraktikkan sejarah dalam kehidupan nyata.

“Peradaban besar tidak hanya diwariskan melalui teks dan sejarah, tetapi hidup dalam praktik keseharian dalam cara manusia menjaga harmoni dengan alam dan sesamanya,” ungkap Ida Rsi Putra Manuaba di hadapan para profesor dan peneliti internasional.

Kolaborasi Strategis dan Kebijaksanaan Tradisi

Konferensi ini juga menghadirkan tokoh nasional India, Manniya Shri Indresh Kumar Ji (Anggota Eksekutif Nasional RSS), yang memaparkan pandangan strategis mengenai peran nilai budaya dalam menjaga kedaulatan bangsa dan menghadapi krisis global.

Para peserta sepakat bahwa solusi bagi masa depan bumi tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada:

  • Kearifan Lokal: Menggali kembali cara leluhur berinteraksi dengan ekosistem.
  • Kesadaran Spiritual: Menumbuhkan rasa tanggung jawab moral terhadap lingkungan lintas batas negara.
  • Dialog Peradaban: Memperkuat jembatan kolaborasi antara India dan negara-negara Asia Tenggara.

Harapan Masa Depan

Kehadiran delegasi Indonesia dalam forum ini membuktikan bahwa hubungan historis antara India dan Nusantara tetap relevan. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi akademik, tetapi juga menjadi katalisator bagi gerakan sosial berbasis nilai yang mampu menjaga fondasi ekologis demi masa depan bersama.

wartawan
RED
Category

Besok, 24 Atlet Dunia Jajal Ekstremnya Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida

balitribune.co.id | Nusa Penida - Pantai Kelingking di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, resmi ditetapkan sebagai lokasi pembuka ajang olahraga ekstrem bertaraf internasional, Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (21/5) hingga Sabtu (23/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung berlangsung khidmat, Rabu (20/5/2026) di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. Tema peringatan Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.