Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perluas Kerjasama di Bidang Pengobatan Tradisional, UNUD Jalin Kerjasama dengan HMECC-CAEDA dan Tianjin University

Bali Tribune / MoU - Unud tandatangani MoU dengan Chinese of Health and Medical Exchange Cooperation Committee of China-Asia Economics Development Association (HMECC-CAEDA) dan The First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, Kamis (21/12) bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2, Gedung Rumah Sakit Universitas Udayana.

balitribune.co.id | Denpasar - Universitas Udayana (Unud) tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Chinese of Health and Medical Exchange Cooperation Committee of China-Asia Economics Development Association (HMECC-CAEDA) dan The First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, Kamis (21/12) bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2, Gedung Rumah Sakit Universitas Udayana. Acara penandatanganan MoU ini  ini juga dirangkaikan dengan seminar tentang Traditional Chinese Medicine, Training and Research.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Prof. I Putu Gede Adiatmika, Direktur Utama RS Universitas Udayana Prof. Purwa Samatra, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Prof. Ady Wirawan, Direktur Sumber Daya Manusia dan Akademik RS Unud, Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Unud, Direktur Tourism Confucius Institute, Koordinator KUI Unud, serta dokter dan residen di RS Universitas Udayana.

Dari pihak Tianjin hadir Chairman of Health and Medical Exchange Cooperation Committee of China-Asia Economic Development Association, President of First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, dan Vice President of First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, serta Vice President of First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine.

Rektor Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu upaya Universitas udayana dalam mempromosikan pengobatan tradisonal Tiongkok di Bali dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap metode pengobatan tradisional. Universitas Udayana merasa bangga dapat bekerja sama dengan kedua Institusi ternama dari Tianjin dan berharap kerjasama ini menjadi jembatan yang mempererat persahabatan antara Indonesia dengan Tiongkok dan akan meningkatkan peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi semua pihak di masa yang akan datang.

Sementara President The First Teaching Hospital of Tianjin Unversity, Mr Wang Jingui, dan Chairman dari Chinese and Medical Exchange Cooperation Committee of China-Asia Economics Development Association, Mr. yang Guanglin juga berkesempatan memberikan sambutan. Keduanya menyambut baik dan mengapresiasi kerjasama yang terjalin dan berharap dengan berkolaborasi yang ada dapat memberikan manfaat yang saling menguntungkan, mengingat Universitas Udayana banyak memiliki tenaga ahli, terutama dalam bidang kesehatan.

Seminar tentang tentang Traditional Chinese Medicine, Training and Research disampaikan oleh President First Teaching Hospital of Tianjin University, Mr. Wang Jingui. Seminar diawali dengan pemutaran video tentang pengobatan tradisional yang dilaksanakan oleh The First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi dengan dokter dan residen di Rumah sakit universitas Udayana.

Sumber: https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.