Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perluas Segmen Pasar, Pemprov Bali Pamerkan Komoditi Pertanian Unggulan di Agrofood Expo 2018

Holtikutura
ORGANIK - Dinas Tanaman Pangan, Holtikutura dan Perkebunan Provinsi Bali memamerkan sejumlah produk unggulan antara lain kopi, cokelat, mete dan beras organik.

BALI TRIBUNE - Guna memperluas segmen pasar serta meningkatkan daya saing, sejumlah komoditi unggulan pertanian Bali dipamerkan pada ajang Agrofood Expo 2018 yang berlangsung di Hall B Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto Jakarta, 10 hingga 13 Mei 2018.


Pada kegiatan tersebut, Dinas Tanaman Pangan, Holtikutura dan Perkebunan Provinsi Bali memamerkan sejumlah produk unggulan antara lain kopi, cokelat, mete dan beras organik. Kabid Perkebunan DinasTanaman Pangan, Holtikutura dan Perkebunan Provinsi Bali Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ir. Lanang Ariawan ditemui di sela-sela pelaksanaan pameran menjelaskan bahwa event ini menjadi ajang yang sangat strategis untuk lebih mengenalkan komoditi unggulan pertanian Bali ke kancah nasional.


Salah satu produk pameran yang menyita perhatian pengunjung adalah Kopi Bali. Kata Lanang Ariawan, Kopi Bali sangat digemari pecinta kopi karena memiliki cita rasa yang khas. Lebih dari itu, produk kopi arabika dan robusta yang dihasilkan petani Bali telah mengantongi sertifikat IG (Indikasi Geografis).


Lebih jauh Lanang Ariawan menerangkan, Bali memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan komoditi kopi. Saat ini total luas tanam kopi arabika dan robusta di Bali mencapai 40 ribu hektare dengan hasil produksi mencapai 600 kg/hektare. Menurutnya tingkat produktifitas kebun kopi Bali masih lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 1.500 kg/hektare. "Bahkan Vietnam, produksi kopinya sudah mencapai 2.500kg/hektare," terangnya. Bertolak dari fakta tersebut, pihaknya memberi atensi pada upaya peningkatan produktifitas kopi Bali. Terlebih, permintaan konsumen terhadap produk Kopi Bali belakangan makin meningkat.


Lanang Ariawan berharap, kegiatan pameran membawa dampak positif bagi upaya penguatan dan memajukan sektor pertanian Bali.


Sementara itu, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Ir. Bambang, MM dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Agrofood Expo 2018. Menurutnya event tahunan ini menjadi ajang pertemuan stake holder agrobisnis yang diharapkan berimbas positif bagi upaya memajukan sektor pertanian.


Agrofood Expo 2018 diikuti 85 peserta dari unsur pemerintahan maupun swasta.

wartawan
Release

Cara Perempuan Astra Bali Maknai Hari Bumi, Pilah Sampah dari Sumbernya

balitribune.co.id | Denpasar - Perempuan Astra bersama Grup Astra Bali menggelar kegiatan workshop bertajuk ‘Peran Perempuan Astra Penjaga Harmoni Bumi’. melalui workshop dan diskusi bertema “ Pilah & Olah Sampah”,  Sabtu (25/4/2026) di Astra Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlacak Autogate, DPO Pembunuhan AS Ditangkap di Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Teknologi autogate milik Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunjukkan efektivitasnya dalam menjaga pintu masuk Indonesia. Seorang warga negara Amerika Serikat berinisial AJP, yang masuk dalam daftar buronan aparat penegak hukum Amerika Serikat atas kasus pembunuhan, berhasil diamankan saat hendak memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serius Pilah Sampah, Hotel Perbanyak Fasilitas Tempat Sampah Terpilah

balitribune.co.id I Denpasar - Sejak Pemerintah Provinsi Bali serius menangani persoalan sampah dari sumbernya yang mewajibkan warga Bali untuk mengelola sampah organik di kalangan rumahtangga, kebijakan ini juga disambut positif pihak pelaku usaha. Seperti yang dilakukan pengelola hotel di Bali serius untuk menangani sampah di tempat usahanya dengan cara memilah antara sampah organik dan anorganik. 

Baca Selengkapnya icon click

OJK Beri Kelonggaran Laporan Tahunan Audited

balitribune.co.id I Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran waktu bagi perusahaan asuransi, reasuransi, dan penjaminan dalam memenuhi kewajiban pelaporan keuangan serta pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Kebijakan tersebut diumumkan OJK melalui siaran pers pada Sabtu (25/4/2026) sebagai langkah menjaga kualitas pelaporan sekaligus memastikan kesiapan industri dalam memenuhi aturan yang berlaku.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.