Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pilkada Jembrana: Bang Ipat Unggul, Tamba Menerima Hasil

Bali Tribune / PILKADA - Perolehan suara sementara Paslon 02 Kembang-Ipat menggungguli Paslon 01 Tamba-Dana pada Pilkada Jembrana Rabu (27/11).

balitribune.co.id | Negara - Setelah perhitungan sementara hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jembrana menunjukan kemenangan Paslon 02 (I Made Kembang Hartawan-I Gde Ngurah Patriana Krisna/Bang Ipat), Calon Bupati Jembrana Paslon 01, I Nengah Tamba pun menyatakan menerima hasil pemungutan suara Rabu (27/11) lalu.

Setelah peroleh suara sementara Pemilihan Bupati (Pilbup) Jembrana menunjukan Paslon 02 (Bang-Ipat) menang telak, Calon Bupati dari Paslon 01 (Tamba-Dana), I Nengah Tamba pun mengatakan segala dinamika yang terjadi merupakan bagian dari demokrasi. Kendati perolehan suaranya berada di bawah perolehan Paslon 02, namun pihaknya menyatakan hasil tersebut merupakan pilihan rakyat Jembrana. 

Pihaknya pun mengapresiasi proses pemilihan pemimpin Jembrana yang sudah berjalan lancer. “Saya merasa senang dan telah dilaksanakannya proses demokrasi yang berjalan sangat baik, dan tentu sudah mendapatkan hasil, walaupun hasil itu masih dalam perhitungan quick count. Tapi tidak apa-apa itu adalah sudah pencerminan daripada siapa yang dipilih rakyat untuk Pilkada tahun ini,” ujarnya.

Menurut calon petahana ini, yang lebih penting dari perolehan suara tersebut adalah kerukunan masyarakat Jembrana yang terjaga dengan baik ditengah perbedaan pilihan politik. Setelah Pilkada pihaknya berharap masyarakat Jembrana bersatu. “Saya mensyukuri proses demokrasi di Jembrana itu berjalan dengan baik, nyaman dan tentrem, persatuan dan kesatuan setelah itu kembali utuh,” ungkapnya. 

Namun pihaknya hingga Kamis (28/11) belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tindaklanjut atas perolehan suara tersebut. Ia mengaku masih menunggu keputusan dari rapat Tim Pemenangan, “Semoga masyarakat Jembrana tetap tenang sabar. Yang kita pikir tetap bagaimana cara membangun Jembrana. Jembrana ini membutuhkan kenyamanan kerukunan yang harus kita pertahankan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan pasca Pemungutan suara Pilkada di Kabupaten Jembrana Rabu (27/11) lalu, Penghitungan perolehan suara pun telah dilakukan di 487 TPS yang tersebar di 51 desa/kelurahan. Sesuai data yang dihimpun dari berbagai sumber, dari empat orang politisi yang bertarung sebagai kontestan Pilkada Jembrana, hanya Calon Wakil Bupati I Made Suardana yang kalah di TPS tempatnya mencoblos.

Di TPS 008 Kaliakah, Negara di Balai Banjar Peh tempat Calon Bupati 01, I Nengah Tamba menggunakan hak pilihnya bersama keluarga, Paslon 01 (Tamba-Dana) memperoleh suara 340 sedangkan Paslon 02 (Kembang-Ipat) memperoleh suara 95. Sedangkan untuk perolehan suara Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, di TPS ini paslon 01 (Mulia-PAS) memperoleh suara 320 dan Paslon 02 (Koster-Giri) memperoleh 114 suara.

Berbeda dengan di TPS 014 Dauhwaru di SDN 6 Dauhwaru, tempat Calon Wakil Bupati 01, I Made Suardana menggunakan hak pilihnya, justru perolehan suara Paslon 01 (Tamba-Dana) lebih rendah dibandingkan dengan perolehan suara Paslon 02 (Bang-Ipat). Paslon 01 memperoleh 161 suara dan paslon 02 memperoleh 213 suara. Begitupula paslon 02 (Mulia-Pas memperoleh 187 suara, selisih 1 suara dari Paslon 02 (Koster-Giri) 188 suara.

Sedangkan di TPS 001 Pangyangan di Balai Banjar Cempaka, tempat Cabup 01, I Made Kembang Hartawan mencoblos bersama keluarga, untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Paslon 01 (Tamba-Dana) memperoleh 38 suara dan Paslon 02 (Kembang-Ipat) memperoleh 378 suara. Sedangkan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Paslon 01 (Mulia-PAS) memperoleh suara 48 dan Paslon 02 (Koster-Giri) memperoleh 370 suara.

Begitupula di TPS 005 Tegalcangkring di Balai Lingkungan Baler Bale Agung yang menjadi lokasi keluarga Cawabup 02, I Gede Ngurah Patriana Krisna termasuk ayahnya I Gede Winasa mncoblos, Paslon 01 (Tamba-Dana) memperoleh suara hanya 36 dibandingkan Paslon 02 (Kembang-Ipat) memperoleh 277 suara. Sedangkan untuk Pemilihan Gubernur Bali, Paslon 01 (Mulia-Pas) memperoleh 80 suara dan  Paslon 02 (Koster-Giri) 230 suara.

Sedangkan dari hasil rekapitulasi suara sementara yang dihimpun dari berbagai sumber, baik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  (Pilbup) Jembrana maupun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali, Paslon 02 (Bang-Ipat) dan Paslon 02 (Koster-Giri) menang diseluruh kecamatan. Total perolehan suara Paslon 01 (Tamba-Dana) hanya 65.542 (38%) sedangkan perolehan Paslon 02 (Bang-Ipat) mencapai 105.671 suara (62%).

Begitupula dengan Paslon 01 (Mulia-Pas) memperoleh suara 73.504 (43%), kalah dari perolehan suara Paslon 02 (Koster-Giri) yang memperoleh suara 97.155 (57%). Calon Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan di Kantor DPC PDI Perjuangan pada Rabu malam menyatakan hasil hitung cepat memang sudah menunjukkan keunggulan Paslon 02 (Bang-Ipat) atas paslon 01 (Tamba-Dana). "Hasil hitung cepat, kami menang," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Paslon 01 sehingga unggul dalam perolehan suara. "Terima kasih kepada masyarakat, partai pendukung, dan relawan yang telah bekerja keras mendukung kami," tambahnya. Pihaknya meminta pendukungnya untuk menahan diri dan tidak melakukan euforia berlebihan, "Kita jaga kondisi daerah kita, keamanan dan ketertiban harus kita jaga," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Bupati Badung Hadiri Mulang Pekelem, Puluhan Ribu Pemedek Padati Pura Luhur Uluwatu

balitribune.co.id I Mangupura - Puluhan ribu umat Hindu memadati kawasan Pura Luhur Uluwatu, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (7/7), bertepatan dengan puncak Karya Tawur Balik Sumpah Agung, Pujawali Pedudusan Agung (Catur Niri) Panca Lingga. Di tengah rangkaian upacara tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti prosesi Mulang Pekelem sebagai bagian dari puncak karya.

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pecaruan Wreshpati Kalpha di Pura Dalem Kedatuan Kesiman

balitribune.co.id I Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pecaruan Wreshpati Kalpha di Pura Dalem Kedatuan Kesiman, bertepatan dengan rahina Anggara Kliwon Medangsia, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Eddy Mulya Tegaskan Pemkot Denpasar Terus Perkuat Fondasi Tata Kelola Pelayanan Publik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat fondasi tata kelola pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menyampaikan tanggapannya pada Rapat Kerja Pansus IV Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Serapan APBD Badung Tahun 2025 Hanya 64,56 Persen, Silpa Tembus Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Kinerja pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Selain target pendapatan gagal tercapai, realisasi belanja daerah juga jauh dari harapan. Bahkan, belanja modal yang menjadi motor pembangunan hanya terealisasi 47,05 persen, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) membengkak hingga Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.