Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Piodalan, Ida Bhatara Pura Luhur Batukaru Masineb

Wabup Sanjaya nunas wangsuh pada Ida Bhatara ring Pura Luhur Batukaru serangkaian pelaksanaan ritual penyineban di pura itu, Minggu (5/11) kemarin.

BALI TRIBUNE - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri rangkaian ritual penyineban piodalan di Pura Luhur Batukaru, Penebel, Tabanan, Minggu (5/11) kemarin. Selain mengikuti prosesi di pura itu, Wabup Sanjaya juga mengikuti prosesi nunas baos yang menjadi rangkaian penting dalam dalam piodalan dimaksud.

Turut hadir dalam acara tersebut Raja Puri Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Anggota DPRD Edy Nugraha Giri,  Gusti Komang Wastana, Camat Tabanan, Camat Penebel, para pemedek dan Tokoh masyarakat setempat.

Panitia Acara, Wayan Jana Putra mengatakan piodalan ini di gelar setiap 6 bulan sekali atau tepatnya 210 hari sekali. Upacara dimulai pada tanggal Rabu (1/11) lalu dimana puncak piodalan berlangsung pada Kamis (2/11) lalu.

Terkait dengan ritual penyineban yang berlangsung kemarin, prosesi diawali dengan persembahan tarian wali (sakral,red) Tari Rejang Pemendak dilanjutkan dengan nedunang Ida Bhatara sekaligus memohon Ida Bhatara untuk nepak pedasaran.

"Setelah Ida Bhatara berkenan nepak pedasaran dilanjutkan dengan prosesi ngiring Ida Bethara ke jaba tengah dan ngider bale panjang sebanyak tiga kali. Usai prosesi pengideran ini, Ida Bethara distanakan di Bale Panjang untuk kemudian dimohon baosNya," jelasnya.

Ritual Nunas Baos atau memohon petunjuk kepada Ida Betara yang berstana di Pura Luhur Batukaru tentunya, dengan harapan agar kehidupan di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan, menjadi lebih baik dan sejahtera.

Selama berlangsungnya ritual ini, mulai dari prosesi nedunang Ida Betara sampai dengan Nunas Baos berlangsung, puluhan pemedek mengalami kondisi kerauhan / trance. Kondisi itu membuat jalannya prosesi semakin khidmat.

Rangkaian prosesi penyineban pujawali ini kemudian dilanjutkan dengan menggelar prosesi nangun Sri Tumpuk (tumpukan puluhan orang dalam keadaan tance) yang kemudian diurip (dibangunkan kembali) untuk ngayah membagikan anugerah Bhatara Batukaru kepada seluruh umat yang hadir pada prosesi tersebut yang disebut dengan prosesi Mapaica.

 Sesuai petunjuk Ida Bhatara yang berstana di Pura Luhur Batukaru, dikatakan upacara pada hari ini sudah diterima dengan baik. Untuk menjaga keselamatan dan masyarakat Bali, khususnya Tabanan, agar lebih aman dan sejahtera harus dilakukan upacara melasti ke segara 2 tahun lagi.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.