Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polda Bali Serahkan Bantuan Rp 2,86 M untuk Palu

BANTUAN - Kombes Pol Agus Djaka Santoso saat menyerahkan bantuan Polda Bali yang diterima oleh Kapolda Sulteng, kemarin.

BALI TRIBUNE -  Polda Bali peduli terhadap korban gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pascaperistiwa yang memilukan itu, Polda Bali dikomandoi Kapolda Irjen Pol Petrus Reinhard Golose beserta jajarannya langsung menggalang dana sukarela untuk disalurkan kepada para korban gempa dan tsunami. Tidak hanya polisi, Bhayangkari Daerah Bali juga turut mengumpulkan dana dan bantuan kemanusiaan disumbangkan ke Palu. Jumlah uang yang terkumpul dari penggalangan dana itu sebesar Rp2.862.342.000. Selain itu, panitia penggalang dana di Polda Bali juga menerima bantuan obat-obatan senilai Rp110.000.000 dan 2.000 pcs pakaian baru. Karo SDM Polda Bali, Kombes Pol  Agus Djaka Santoso dan  Kabidkeu Polda Bali, Kombes Pol. Teguh Slamet Karyono, S.H. mewakili Kapolda Bali langsung menyerahkan seluruh bantuan kemanusiaan tersebut kepada Kapolda Sulteng, Brigjen Pol. Ermi Widyatno, M.M. di Mapolda Sulteng, Minggu (7/10). Agus Djaka Santoso mengatakan, jajaran Polda Bali ikut merasakan duka mendalam dan prihatin atas bencana alam yang terjadi di Sulteng. Sebab, gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9) lalu mengakibatkan banyak bangunan mengalami kerusakan dan ribuan nyawa manusia melayang, termasuk personel Polri. "Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap para korban gempa dan tsunami di Palu. Hari ini (kemarin-red), kita menyerahkan bantuan kemanusiaan yang diterima Kapolda Sulteng, berupa uang tunai lebih dari Rp 2,86 miliar, obat-obatan senilai Rp 110 juta dan ribuan pakaian baru. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban," katanya. Dijelaskannya, penggalangan dana juga dilakukan pada saat terjadinya gempa bumi di Lombok beberapa waktu lalu. Saat itu Polda Bali mengirimkan bantuan logistik sebanyak lima truk kepada korban gempa di Kabupaten Lombok Utara. Perwira melati tiga di pundak ini mengaku bahwa kedatangannya ke Palu tidak hanya untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan saja. Tetapi juga ingin mengetahui langsung kondisi warga di pengungsian dan keadaan wilayah Sulteng  pascagempa dan tsunami. "Mudah-mudahan para korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan. Dan semoga tidak terjadi lagi bencana alam, sehingga masyarakat dapat kembali bangkit," harapnya.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Bupati Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Desa Adat Kuta menggelar rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah), Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Bale Peyadnyan, Pura Segara, Kelurahan Kuta, dengan menghadirkan Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijaya Nanda dari Griya Kutuh sebagai Yajamana Karya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur Dilimpahkan ke Kejaksaan Klungkung, Tersangka ACW Langsung Ditahan

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah Jaksa Peneliti melaksanakan penelitian terhadap hasil penyidikan perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak atas nama tersangka ACW (39 th), asal Probolinggo, Jawa Timur, terhadap korban NKPD (11 tahun), melanggar pasal 473 ayat (2) huruf b Juncto Pasal 126 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomo

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Saldo SDN 5 Pedungan di Bank Sampah Gempita Capai Rp1,5 Juta

balitribune.co.id | Denpasar - Giat Bank Sampah Gempita yang digencarkan pada siswa SD Negeri 5 Pedungan Denpasar, makin keren dan bersemangat. Selain mendorong kepedulian lingkungan dikalangan siswa, program berjalan sejak 2018 ini juga mengajak siswa memilah dan memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikumpulkan.

Baca Selengkapnya icon click

Philips Lighting Store Pertama di Luar Pulau Jawa Hadir di Atika Galeria Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berkembangnya gaya hidup, pencahayaan kini menjadi bagian penting dalam membentuk kenyamanan, fungsi, dan karakter sebuah ruang. Di Bali, kebutuhan pencahayaan di tiap hunian memiliki karakter tersendiri, tumbuh dari budaya dan tradisi arsitektur yang kuat, dengan rumah, vila, dan properti hospitality yang banyak menggabungkan ruang indoor dan outdoor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.