Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prabowo Bersumpah Jiwa Raganya untuk Indonesia

Bali Tribune/son
Capres 02 Prabowo Subianto menyalami pendukungnya dari atas mobil.

balitribune.co.id | Denpasar - Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan, sejak usia 18 tahun dirinya sudah bersumpah akan memberikan jiwa dan raga untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Sekarang di usia 68 tahun, komitmennya pun tetap sama dan tidak berubah. Ia bahkan membandingkan dirinya dengan Mahathir Mohamad, yang kembali menjadi Perdana Menteri Malaysia di usia 93 tahun. Hal itu dilakukan Mahatir, yang sesungguhnya sudah ingin istirahat dari panggung politik, karena melihat korupsi yang parah di Negeri Jiran itu. "Pak Mahatir Mohamad di Malaysia, umur 93 tahun jadi Perdana Menteri lagi. Padahal dia mau istirahat. Tetapi melihat negara yang porak - poranda, korupsi sudah terlalu banyak, dia turun gunung," kata Prabowo, di hadapan ribuan pendukungnya dalam kampanye di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa (26/3)."Saya juga melihat korupsi di Indonesia sudah terlalu banyak. Saya muak dengan korupsi di Indonesia. Saya tidak rela rakyat saya susah, sementara segelintir orang foya - foya di atas korupsi. Saya tidak rela!" imbuhnya. Menurut dia, dirinya mempertaruhkan jiwa dan raga selama menjadi tentara, bukan untuk menyaksikan negara ini dirampok atau melihat segelintir orang foya - foya karena korupsi. Itu sebabnya, ia kembali bertarung pada Pilpres 2019 ini, dan ingin membawa rakyat Indonesia ke luar dari penderitaan mereka. Prabowo pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Dewata, agar tidak mengabaikan momentum pencoblosan tanggal 17 April mendatang. Sebab di hari itu, rakyat yang memegang kedaulatan sekaligus menentukan pemimpinnya. "Pada saat itu (17 April, red), tidak ada Jenderal dan tidak ada petani. Tidak ada orang kaya dan tidak ada orang miskin. Tidak ada profesor dan tidak ada tukang ojek. Satu orang memegang hak dan kekuasaan yang sama. Karena itu, jangan sia-siakan kekuasaan yang kau miliki," ajaknya. Jika salah memilih, demikian Prabowo, maka bukan hanya lima tahun negara ini akan menderita, tetapi mungkin bertahun - tahun lamanya. "Saya yakin, saudara - saudara berdiri di sini bukan untuk diri sendiri, bukan untuk Prabowo atau Sandi, tetapi untuk anak-anak dan cucu-cucumu. Jadi, jangan salah memilih," tandasnya. son

wartawan
habit

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gebrakan Efisiensi Bupati Gus Par: Konsolidasi Pengadaan Kertas dan Tinta Hemat APBD Karangasem Rp1,36 Miliar

​balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menghadiri kegiatan Penandatanganan Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Kertas dan Tinta Komputer Pemerintah Kabupaten Karangasem. Acara yang berlangsung di Wantilan Sabha Prakerti, Kantor Bupati Karangasem, Jumat (23/1), ini menjadi tonggak penting dalam upaya efisiensi anggaran daerah secara besar-besaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.