Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prabowo: Dicaci Balas Senyuman, Difitnah Joget Saja!

Bali Tribune/Capres 02 Prabowo Subianto menyalami pendukungnya dari atas panggung.

balitribune.co.id | Denpasar - Calon Presiden Prabowo Subianto, menyapa masyarakat Pulau Dewata, di Stadion Kompyang Sujana, Selasa (26/3). Walau masuk "kandang Banteng", kampanye calon presiden nomor urut 02 itu tetap meriah.

Ribuan massa tampak hadir dalam kampanye ini. Selain massa partai pengusung dan pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur, massa Partai Pepes (Persatuan Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi) juga tampak memeriahkan arena kampanye.

Massa bahkan terus mengibarkan bendera parpol hingga bendera ormas. Di antaranya Bendera Partai Gerindra, PKS, Partai Demokrat, hingga bendera ormas Gerakan Arah Indonesia Baru (GARBI) yang merupakan sempalan PKS. Massa bahkan tak peduli dengan terik panas matahari.

Suasana ini membuat Prabowo semakin bersemangat. Bahkan sebelum memulai orasinya di daerah yang merupakan basis PDI Perjuangan itu, Prabowo menyalami massa yang berdiri di depan panggung satu persatu. 

Dalam orasinya, Prabowo sempat menegur pendukungnya yang dinilai menyerang pribadi rivalnya, Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terjadi saat ia menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak boleh berbohong. Ketika itu, ada massa yang berteriak: 'itu Jokowi'.

Mendengar hal itu, Prabowo langsung menegur. Ia meminta agar pendukungnya bersikap santun. "Tolong kepada semua pendukung saya, jangan menyerang pribadi seseorang," pinta Prabowo, disambut tepuk tangan massa.

Ia menambahkan, sesama rakyat Indonesia harus saling menghormati, harus saling merangkul dan tidak membenci satu sama lain. "Kita berpolitik secara santun, kita kampanye santun. Kita harus saling menghormati," tegasnya.

Ia juga mengajak simpatisannya, untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu SARA. Bahkan jika difitnah, Prabowo meminta pendukung dan relawannya untuk tetap tersenyum atau joget.  

"Saya mengajak semua bersemangat, tapi selalu sopan dan santun, tidak boleh mencela, jangan. Kita ini di Bali, Bali yang juga mengajarkan banyak nilai kuno, ksatria, Pandawa yang selalu membela kejujuran, membela keadilan, tidak boleh menyakiti orang lain," ucapnya.

"Kalau kita disakiti kita ksatria, kita kuat, kita tegar, kita tabah, tapi kita selalu membalas dengan kebaikan budi kita. Dicaci maki, balas dengan senyum. Difitnah, kita joget saja," imbuh Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga mengapresiasi para pendukung, relawan dan simpatisan yang hadir. Menurut dia, kerelaan untuk berpanas-panasan dalam kampanye tersebut bukan untuk dirinya atau Sandiaga Uno, melainkan untuk negara, serta untuk masa depan anak-anak dan cucu-cucu bangsa ini. son

wartawan
Son Edison
Category

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.