Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pretima Pura Dalem Digasak Maling

Pura Dalem
DIGASAK - Kotak pretima di Pura Dalem Adat Penebel Kelod yang isinya digasak maling.

BALI TRIBUNE - Pretima dan benda-benda sakral di Pura Dalem Adat Penebel Kelod, Banjar Penebel Kelod, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan dicuri oleh maling, Minggu (29/4).

Kejadian hilangnya pretima tersebut diketahui pertama kali oleh salah satu warga, I Gusti Ketut Suarjana (65), alamat Banjar Penebel Kelod, Desa Penebel, sekitar pukul 06.00 wita. Pada saat itu saksi I Gusti Ketut Suarjana hendak pergi ke sawah dengan berjalan kaki lewat di sebelah Pura Dalem Adat Penebel Kelod, saksi melihat pintu besi halaman belakang Pura Dalem tersebut terbuka. Karena curiga kemudian saksi melihat lebih dekat ternyata pintu Bale Gedong sudah dalam keadaan terbuka dan berantakan. Selanjutnya hal tersebut disampaikan kepada jero mangku Pura Dalem dan diteruskan ke Kelian Adat Penebel Kelod, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Penebel.

Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pencurian Pretima di Pura Dalem Adat Penebel Kelod. Saat ini pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut dan mengumpulkan barang bukti untuk menyelidiki siapa pelaku pencurian Pretima tersebut. "Pelaku diperkirakan masuk melalui halaman belakang Pura kemudian mengambil barang-barang di dalam Bale Gedong dengan cara merusak kunci pintu Bale Gedong," jelasnya, Minggu (29/4).

Pencuri membawa kabur benda-benda sakral di Pura Dalem Adat Penebel Kelod, seperti satu buah keris lekuk pitu, sembilan buah pengawin, satu pasang arca dengan bahan kayu cendana, satu buah cincin emas dan satu buah cucuk emas.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Seekor Ayam dan Harga Sebuah Nyawa

balitribune.co.id | "Seekor ayam mungkin hanya bernilai ratusan ribu rupiah. Namun, ketika seekor ayam dibayar dengan hilangnya satu nyawa manusia, sesungguhnya yang paling mahal bukanlah ayam itu, melainkan lunturnya kemanusiaan, runtuhnya penghormatan terhadap hukum, dan pudarnya nilai Tat Twam Asi yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali."

Ketika Amarah Mengalahkan Kebijaksanaan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.