balitribune.co.id I Bangli - Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kabupaten Bangli telah dilaksanakan sejak awal bulan Agustus 2026. Kegiatan yang dikhususkan bagi anak sekolah dasar ini menyasar 3.673 siswa yang tersebar di empat kecamatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma, mengatakan program BIAS merupakan program pusat yang sejatinya bertujuan untuk memberikan perlindungan lanjutan bagi anak-anak usia sekolah dasar terhadap penyakit menular berbahaya.
Menurut Nyoman Sudarma pada program BIAS ini terbagi menjadi dua sesi yakni untuk imunisasi Vaksin Campak Rubella (MR) diberikan untuk anak kelas 1 SD. ”Imunisasi ini bertujuan mencegah penyakit campak dan rubella,” ujarnya Selasa (11/8/2026).
Sementara untuk imunisasi vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) diberikan untuk anak kelas 5 SD, guna mencegah penyakit kanker serviks. ”Kalau dulu HPV hanya diberikan kepada anak perempuan tapi sekarang juga diberikan kepada anak laki-laki,” sebutnya.
Kata Nyoman Sudarma ujung tombak pelaksanaan BIAS adalah para petugas Puskesmas. Mereka mulai dari melakukan kordinasi ke sekolah- sekolah untuk menentukan jadwal pelaksanaan hingga melakukan imunisasi. Dari data 12 Puskesmas total jumlah sasaran BIAS sebanyak 3.673 siswa sekolah dasar dengan rincian 1.909 siswa laki-laki dan 1.764 perempuan
Pelaksana BIAS yang berlangsung hingga bulan November telah mulai dilaksanakan sejak awal Agustus. Dari beberapa sekolah yang telah tersentuh BIAS capaiannya baru menyasar 404 siswa. “Kami optimis dengan waktu yang masih panjang pelaksanaan BIAS bisa capai target,” kata Nyoman Sudarma.