balitribune.co.id I Denpasar - Pelaksanaan revitalisasi kios di Pasar Anyar Sari Batukandik Denpasar masih terus berjalan, progres revitalisasi ini telah mencapai 90 persen.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata mengatakan, pembangunan kios ini ditarget selesai pertengahan Juni 2026.
"Tinggal finishing, dan sekarang juga kami masih lakukan perbaikan jalan berupa pengaspalan di jalan kios," kata IB Kompyang Wiranata, Senin (11/5/2026).
Revitalisasi ini merupakan kelanjutan revitalisasi sebelumnya dengan menyasar sisi barat Blok I. Perbaikan menyasar 132 bangunan kios dengan kembali menerapkan pola swadaya murni dari para pedagang. Pada 2025, pihaknya telah merampungkan revitalisasi 40 kios di lokasi yang sama.
"Ini adalah tahap lanjutan karena sebelumnya revitalisasi tidak bisa dilakukan sekaligus, jadi harus bertahap," kata pria yang akrab disapa Gus Kowi ini.
Ia memaparkan bahwa proyek revitalisasi 132 kios ini melibatkan kurang lebih 80 pedagang aktif. Total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan fisik kurang lebih mencapai Rp4 miliar, yang seluruhnya bersumber dari dana swadaya pedagang.
Menurutnya, pola swadaya ini menjadi opsi yang paling diminati karena menawarkan sejumlah keuntungan, antara lain kecepatan pengerjaan karena proses revitalisasi dapat berjalan lebih cepat tanpa menunggu anggaran pemerintah. Kedua kenyamanan karena pedagang mendapatkan tempat berjualan yang lebih representatif, bersih, dan nyaman.
"Lalu ada keringanan biaya sewa sebagai kompensasi atas biaya pembangunan yang dikeluarkan, pedagang akan mendapatkan pembebasan biaya sewa kios dalam kurun waktu tertentu sesuai perhitungan nilai investasi mereka. Meskipun ada pembebasan biaya sewa, untuk Biaya Operasional Pedagang (BOP) masih tetap diberlakukan seperti biasa," tegasnya.
Gus Kowi memastikan bahwa dengan rampungnya pengerjaan 132 kios di sisi barat Blok I ini, maka seluruh area di Pasar Anyar Sari telah tersentuh perbaikan. "Untuk sementara, semua bagian sudah direvitalisasi. Ini adalah tahap terakhir, jadi sementara belum ada lagi bangunan yang perlu direvitalisasi di kawasan ini," pungkasnya.