Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pujawali dan Padudusan Agung di Pura Goa Lawah

Bali Tribune / RAPAT - Kelian Pura Goa Lawah dr. Bagus Darmayasa saat memimpin rapat persiapan Karya Pujawali Padudusan Agung Pura Sad Kahyangan Goa Lawah,
balitribune.co.id | Semarapura - Bertepatan dengan rahina Anggara Kliwon Medangsia, Selasa (28/6) akan dilaksanakan Pujawali Padudusan Agung di Pura Goa Lawah, Klungkung. Menurut Bendesa Pura Goa Lawah dr. Bagus Darmayasa, Minggu (12/6) merupakan puncak karya pujawali Padudusan Agung yang dipuput dua sulinggih yaitu Ida Pedanda Keniten Gria Dawan Kelod, Klungkung dan Ida Pedanda Istri Gria Dawan. Dikatakan saat ini persiapan sudah mulai dilakukan oleh Panitia Karya. Puncak piodalan di mulai Selasa (28/6) dan Ida Betara mesineb Jumat (5/7) pukul 15.00 Wita.
 
Kelian Pura Goa Lawah dr. Bagus Darmayasa menghimbau kepada umat Hindu di Bali maupun di luar Bali, yang ingin bersembahyang diharapkan menyesuaikan dengan waktu – dudonan karya.
 
“Pada kesempatan ini kami minta pemedek tetap mengedepankan Prokes, tidak memakai kantong plastik/tas kresek sekali pakai, tidak merokok di areal pura serta membawa tempat tirtha,” ujar dr. Bagus.
 
Demikian juga kepada para agent atau travel dimohonkan agar menjelaskan kepada para tamu baik domestik maupun mancanegara yang akan berkunjung ke Goa Lawah tidak diperkenankan masuk ke Utama Mandala pada saat karya. 
 
“Pemedek yang tangkil akan diatur masuk ke utama mandala Pura dengan sistem kartu. Sehingga dalam persembahyangan nantinya bisa nyaman dan tertib,” jelas Dirut RS Puri Raharja ini.
 
Pura Goa Lawah merupakan salah satu Pura Sad Khayangan yang didirikan Mpu Kuturan pada abab ke sebelas. Pura ini dipercaya sebagai stana Dewa Maheswara dan Sanghyang Naga Basuki. Selain itu Pura Goa Lawah juga disebutkan juga menjadi tempat Ida Padanda Sakti Wawu Rauh atau Dangyang Nirarta untuk melakukan tirta yatra pada abab ke XVI. 
Hal ini terbukti dengan ditemukannya Padmasana di Pura Goa Lawah.  Pura Goa Lawah juga sebagai tempat upacara Nyegara Gunung karena kebetulan letaknya di tepi pantai, dan dekat dengan perbukitan.
wartawan
RAY
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.