Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pujawali Kelima, Ida Bhatara Pura Pasar Agung Katuran Masineb

Wabup Artha Dipa saat hadir dalam prosesi ritual Ida Katuran Mesineb di Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Giri Tohlangkir. Ritual dimaksud dilaksanakan serangkaian Karya Pujawali Kelima di pura tersebut.

BALI TRIBUNE - Di tengah kondisi Gunung Agung yang belum sepenuhnya aman, pengempon Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Giri Tohlangkir belum lama ini menggelar ritual Pujawali Kelima di pura tersebut. Adapun prosesi Ida Katuran Mesineb berlangsung, Minggu (4/11) sore lalu. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa yang hadir bersama sejumlah pejabat setempat pada prosesi dimaksud memberi apresiasi atas semangat yang dtunjukkan krama pengempon pura. Prosesi Ida Katuran Mesineb dipuput Ida Pedanda Gede Made Putra Lusuh dari Geria Lusuh Selat, Karangasem.Sebelumnya, Penglingsir Pura Pasar Agung, Jro Mangku Gede Umbara menyebutkan, puncak karya berlangsung saat rahina Purnama Kelima lalu.  Dikatakannya, jika pada situasi normal, pelaksanaan pujawali di Pura Pasar Agung berlangsung selama 11 hari. “Karena situasi Gunung Agung, pujawali berlangsung hanya 3 hari,” terangnya sembari menyebutkan, prosesi penganyar tetap berlangsung dan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Terkait tingkatan yadnya pada pujawali kali ini, Jro Umbara mengatakan, ritual mempergunakan ayaban catur rebah disertai dengan prosesi mapepada dan Ida Bhatara Lunga.Selain itu Jro Gede Umbara menyebutkan, pada pujawali ini juga dilangsungkan ritual ngaturang pakelem dan nuur tirta. Adapun tirta dimaksud tidak saja berasal dari pura kahyangan yang ada di Bali namun beberapa diantaranya berasal dari sejumlah pura di Pulau Jawa. “Nuur tirta juga dilaksanakan di Gunung Semeru, Bromo, Widiedaren dan Danau Gomolo,”pungkasnya. Rangkaian pujawali di  Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem berlangsung hanya 3 hari saja. Hal ini disebabkan, kondisi Gunung Agung yang belum relative aman.

wartawan
Release
Category

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.