Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Diffabel se-Bali Ikuti Utsawa Dharma Gita

Bali Tribune/ Dharma Gita - Puluhan Disabilitas mengikuti Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas yang digelar Dinas Sosial Kota Denpasar, Senin (18/2) di Gedung Wanita Santhi Graha Kota Denpasar.

Bali Tribune, Denpasar - Puluhan Penyandang Disabilitas  dari masing-masing duta kabupaten/kota dan yayasan di Bali mengikuti Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas yang digelar Dinas Sosial Kota Denpasar, Senin (18/2) di Gedung Wanita Santhi Graha Kota Denpasar., Senin (18/2) kemarin. Kegiatan dibuka secara resmi Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra  dihadiri Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, Kadis Sosial Denpasar, Made Mertajaya, serta Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar  I.A Selly Dharmawijaya Mantra. Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik dilaksanakannya  kegiatan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas dengan keikutsertaan dari seluruh Bali. Secara berkesinambungan kegiatan ini nantinya diharapkan dapat melibatkan anak-anak usia sekolah sebagai peserta pendamping yang nantinya dapat bersama-sama melakukan pengembangan, penguatan dan pelestarian khususnya dalam kesusastraan Bali. "Hal ini tak terlepas dari zaman milenial generasi muda yang dapat dilakukan penguatan, pengembangan dan pelestraian kebudayaan Bali secara berkesinambungan. Sehingga penguatan “Wiweka” dalam pola pikir modern mampu ditelaah lewat berperilaku yang memperhatikan kehati-hatian dan penuh pertimbangan. Artinya tidak pernah ceroboh dalam bertindak dengan selalu mempergunakan akal sehat dan pikiran yang positif, serta selalu mengutamakan perbuatan yang baik dan menghindari perbuatan yang tidak baik," paparnya. Dikatakan, modernisasi saat ini diharapkan mampu memperkuat kebudayaan Bali dengan berpikir yang baik mampu memilah mana yang baik dan mana yang buruk.  “Saat ini tidak saja melakukan pelestarian namun dapat secara bersama-sama melakukan penguatan dan pengembagan budaya Bali dengan selalu berpegangan pada Wiweka,” ujar Walikota Rai Mantra.Menyinggung tema dalam Utsawa Dharma Gita tahun ini yakni “Ngupapira jagat, gumanti jagat raksika” menurut Rai Mantra sangat tepat sekali yang turut serta melalui kesustraan dengan penguatan pelestarian lingkungan. Adanya penguatan etika dalam tulisan yang dimuat dalam sloka-sloka mampu sebagai pijakan perjalan hidup yang penuh dengan etika. Hal ini perlu terus diperkuat dengan selalu bercermin dalam etika dari sloka-sloka kesusastraan Bali. “Selamat berlomba, dan terus lakukan penguatan, pengembangan, dan pelestarian kesusastraan Bali,” ucap Rai Mantra. Sementara Kepala Dinas Sosial Made Mertajaya didampingi Ketua Panitia, I Ketut Masir mengatakan kegiatan ini terbuka bagi kalangan disabilitas seluruh Bali. Berlangsung sejak Tahun 2006 silam dengan keterlibatan peserta terus mengalami peningkatan. Lomba terbagi menjadi dua kategori yakni Sekar Agung dan Sekar Alit dengan melibatkan tim juri dari kalangan profesional budayawan. “Lomba berlangsung sehari memperebutkan piala bergilir walikota dan piala tetap,” ujar Mertajaya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.