Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Sapi Dieliminasi, Ganti Rugi masih Dikoordinasikan

Bali Tribune / PETERNAKAN - Suasana peternakan sapi di Gianyar

balitribune.co.id | GianyarSedikitnya sudah 38 ekor sapi yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) di Gianyar dieliminasi. Dan delapan ekor lainnya kini dalam pengawasan. Kini para peternak mempertanyakan ganti rugi, namun pemerintah masih hitung-hitungan.

Sebagaimana diketahui, pasca 38 sapi di Desa Medahan, Gianyar terkena PMK, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar sudah melakukan eliminasi. Pemerintah pun mengimbau agar peternak sapi yang berkelompok atau yang tergabung dalam Simantri agar selalu menjaga kebersihan kandang. Disamping itu peternak agar tidak menjual sapi dengan tergesa-gesa.

Kadis Pertanian dan Peternakan Gianyar Made Raka, Senin (5/7) megungkapkan, peternak biasanya akan menjual sapi menjelang tahun ajaran baru untuk kebutuhan putra-putri peternak sekolah. Selain itu juga, akan menjelang perayaan Idul Adha, jadi kebutuhan akan sapi potong meningkat. Isu sapi sakit kena PMK ini pun mengkhawatirkan peternak. Para saudagar sapi juga akan memanfaatkannya dengan menawar  murah. "Kami harap tidak tergesa-gesa menjual sapi asalkan sapi terpelihara dengan baik dan sehat," jelasnya.

Disebutkan, dari seluruh kasus 38 ekor sapi yang sudah dieliminasi tergolong sedikit dibandingkan dengan  populasi sapi di Gianyar ada 51.000an. Jadi, kasus PMK di Gianyar sejatinya tidak bagus dijadikan alasan menjual sapi dengan harga murah. Bahkan bila ditemukan saudagar nakal, pihaknya meminta peternak agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas desa setempat.

Dikatakan lagi, pasca dieliminasi paksa sebanyak 38 ekor sapi, kandang tersebut dikosongkan selama beberapa waktu, sampai wilayah tersebut benar-benar steril dari PKM. "Kami terus bergerak, pertama mengeliminasi di daerah terkena lalu ke ternak wilayah terdekat," jelas Made Raka. Dijelaskan pula, sampai saat ini dari kasus terakhir sebanyak 38 ekor tidak ada penambahan. "Kita berharap wilayah lain tidak ada yang terjangkit," jelasnya.

Diakui, disinfektan untuk biosecurity pada ternak berkelompok pengadaannya dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan provinsi Bali.  Diharapkan, peternak bisa selalu menjaga kebersihan kandang dan melarang siapapun yang tidak berkepentingan memasuki kandang. Hal tersebut sangat penting mengingat penyebaran PMK melalui virus, baik dari udara dan kontak langsung antar ternak.

wartawan
ATA
Category

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.