Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pura Ped Terbakar Misterius, Pengempon Temui Sulinggih

Bali Tribune/ PURA PED - Bangunan Wantilan Pura Ped pasca terbakar tampak menjadi puing berserakan
balitribune.co.id | Semarapura - Simpang siurnya apa Penyebab kebakaran di Wantilan Pura Penataran Ped, Nusa Penida, sampai saat ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Dipihak  kepolisian setempat belum berani  memberikan keterangan yang pasti apa dugaan penyebab yang menimbulkan kebakaran hebat tersebut. Sementara itu, pihak pengempon berencana meminta petunjuk sulinggih,untuk menanyakan  apakah ada faktor niskala dari kejadian kebakaran yang meludeskan bangunan Wantilan Pura Ped itu.
 
Setelah api padam sempurna Selasa (20/8) pagi,diketahui seluruh bagian atap bangunan berukuran sekitar 10 meter kali 15 meter itu ludes jadi abu. Di TKP yang tersisa, hanya tiang dan rangka beton. Sejumlah petugas kepolisian nampak mengecek kondisi sekitar. Kemudian memasangi TKP dengan bentangan  garis polisi, agar warga tidak menyentuh TKP sementara.
 
Pengempon pura, Sang Nyoman Sukerta, Selasa (20/8), mengatakan pihaknya akan segera meminta petunjuk sulinggih, untuk menentukan langkah selanjutnya. Sekaligus untuk mengetahui kemungkinan adanya faktor niskala, karena baru kali ini terjadi kebakaran sebesar ini di areal pura. "Barangkali kami sebagai pengempon ada yang sisip (membuat kesalahan) atau ada  penyebab lain, nanti kami minta petunjuk sulinggih," katanya.
 
Sementara itu jajaran Polsek Nusa Penida terus melakukan upaya penyelidikan untuk mencari tau apa penyebab kebakaran. Usai mengamankan situasi, Polsek Nusa Penida langsung diback up Tim Labforensik Denpasar. Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP Gede Putu Ardana,Selasa(20/8) mengatakan Tim Labforensik langsung menuju TKP.Yang ikut dalam olah TKP dari Tim Labforensik, Iptu I Ketut Mawiyasa, Iptu Cahyo Widyanto dan Penata I Putu Suadana.
 
Dalam olah TKP tersebut, Tim Labforensik melakukan pengambilan gambar dari segala arah di sekitar tempat kebakaran, melakukan pemeriksaan sisa kabel yang terbakar, pengecekan MCB listrik, meminta keterangan terhadap saksi yang melihat langsung awal terjadi kebakaran. Pada akhir olah TKP dilakukan pengambilan sisa arang bekas kebakaran dan sisa tembaga kabel yang terbakar untuk dilakulan pengecekan dan analisa di Labforensik Denpasar, guna mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Apa penyebab pasti kebakaran tersebut sampai saat ini, pihaknya menegaskan belum dapat memberi kesimpulan seperti apa.
 
Seperti diketahui Senin(19/8)malam, bangunan Wantilan Pura Penataran Ped, Nusa Penida,mendadak diamuk sijago merah. Kobaran api begitu cepat membesar, hingga menghanguskan seluruh isi bangunan. Banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam wantilan, seperti berbagai perlengkapan banten, membuat api begitu cepat melalap hingga bagian atapnya seketika roboh. Kebakaran hebat ini sontak membuat kaget warga sekitar. Warga sempat kawatir, kobaran api yang begitu besar merembet ke sejumlah palinggih pura dan bangunan lainnya yang ada di wewengkon Pura Penataran Ped ini. (u)
wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.